Manjakan Kendaraan Atlit dan Official PORDA XV

Manjakan Kendaraan Atlit dan Official PORDA XV
Jelang pelaksanaan event akbar yang dilangsungkan tiap 4 tahun sekali, Pemerintah Kabupaten Bantaeng terus berbenah. Tidak hanya fokus pada penyiapan Venue Cabang Olah Raga. Berbagai sarana dan prasarana pendukung turut dibangun dan dibenahi.

Area parkir kendaraan roda 2 maupun roda 4, menjadi salah satu perhatian bagi Tuan Rumah PORDA XV. Khususnya untuk wilayah yang dianggap akan terjadi peningkatan arus lalu lintas. Hal tersebut harus cepat diantisipasi, mengingat terdapat area tertentu yang memiliki berbagai macam lapangan olah raga yang akan digunakan pada saat PORDA.

Pemerintah Kabupaten Bantaeng menyikapi hal tersebut dengan membangun kawasan Parkir di sisi Utara Sport Center. Disamping itu, juga menyiapkan area parkir di sisi Barat Alun-alun Pantai Seruni. Tepatnya pada halaman depan dan samping dari RSUD Modern Anwar Makkatutu Kabupaten Bantaeng.

Untuk wilayah perkotaan misalnya di Pantai Seruni, mulai dari Jl. Kenanga sampai ke Jl. Seruni bagian barat, pastinya akan terjadi peningkatan volume kendaraan yang masuk dan keluar. Dengan dibangunnya area parkir ini, merupakan langkah yang sangat tepat. Dan akan sangat membantu terhadap kelancaran arus lalu lintas, tutur Takko (Sat Dishub dan Infokom Kab. Bantaeng).

Sekitar 20-50 mobil dapat diparkir disini. Sedangkan untuk sepeda motor, area ini bisa menampung sebanyak 100-200 unit. Demikian disampaikan H. Aco yang mendapat mandat untuk melaksanakan pekerjaan dimaksud.

Kami menggunakan paving sesuai dengan Bestek yang terlampir dalam Kontrak Pekerjaan. Jenis paving yang dipasang adalah K300 yang telah melalui uji laboratorium di Makassar. Mobil akan diparkir di bagian tengah. Dan untuk sepeda motor, berdasarkan desain pekerjaan akan diparkir di tiap sisi. Dilengkapi pula dengan pintu masuk dan keluar yang akan dijaga aparat demi keamanan, lanjut H. Aco.

Idrus (salah seorang Tokoh Masyarakat) mengungkapkan bahwa area parkir di depan RSUD mampu menampung sekitar 100 kendaraan roda 4 dan 1.000 kendaraan roda 2. Harapan saya, semoga pihak Kepolisian bisa menahan atau memblokir kendaraan yang masuk ke wilayah Pantai Seruni. Adapun yang bisa masuk adalah kendaraan Atlit dan Pelatihnya. Dan utamakan tamu, untuk tuan rumah biarkanlah pada urutan kedua atau ketiga.Karena pejabata juga pasti harus diloloskan masuk agar bisa melihat dan mengatur PORDA, harap Idrus yang ditemui Tim Bonthain di Pantai Seruni.

Manjakan Kendaraan Atlit dan Official PORDA XV-1

Boby bukan Damkar biasa

Boby bukan Damkar biasa
Bonthain berkabung sepeninggal salah seorang tokoh muda Bantaeng. Ilham bin Ridwan yang kerap disapa Boby, meninggalkan seorang isteri dan 2 orang anak. Boby dikenal oleh hampir semua warga Kabupaten Bantaeng, mulai dari masyarakat biasa, pengusaha, pihak berwajib hingga pejabat Pemerintah Kabupaten Bantaeng. Bahkan, dikenal sampai ke kota Bulukumba, Sinjai, Selayar, Jeneponto, Gowa, Takalar dan Jeneponto serta negeri seberang yakni Jepang. Sosok beliau yang ramah, giat dan tekun dalam bekerja serta penuh tanggung jawab menjadikannya sebagai tokoh teladan bagi banyak pihak.

Dalam kesehariannya, Boby aktif sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil pada Unit Satuan Tugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bantaeng. Damkar merupakan salah satu unit yang tergabung ke dalam Brigade Siaga Bencana (BSB) Bonthain, di bawah koordinasi langsung/induk Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup Daerah (Bapedalda) Kabupaten Bantaeng.

Pahlawan layak disandangnya, sehingga Pemerintah Kabupaten Bantaeng menganugerahi Penghargaan berupa Kenaikan Pangkat 1 Tingkat Anumerta menjadi Golongan II/c. "Pemerintah Kabupaten Bantaeng dan segenap masyarakat merasakan kesedihan yang mendalam. Atas nama Pemerintah, saya menganugerahi kenaikan pangkat 1 tingkat dari Golongan II/b menjadi Golongan II/c terhadap pengabdiannya selama ini. Dan atas jasa-jasanya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai abdi negara yang baik yang membawanya wafat pada hari ini." Demikian diungkapkan H. M. Nurdin Abdullah (Bupati Bantaeng) dalam sambutan singkatnya pada Upacara Kebesaran Pemadam Kebakaran di depan makam almarhum dan ribuan pelayat yang mengantarnya.

Boby mengalami kecelakaan lalu lintas di Kampung Binamungang, Desa Onto, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng pada hari Senin tanggal 16 Oktober 2013, sekitar pukul 06:00 Wita pagi. Kondisi jalan yang menurun dan terjal serta mesin mobil yang mati membuat Boby sebagai pengemudi tidak dapat mengendalikan kendaraannya. Dua orang kru Damkar yang berada di bagian belakang mobil, sempat melompat sebelum mobil terjerembab ke dalam jurang sedalam 75 meter. Dony yang berada di sebelah kiri driver, tidak sempat melompat. Sehingga Dony mengalami luka berat yang serius pada beberapa bagian tubuhnya. Sedangkan Boby, mati di tempat setelah tertimpa kendaraannya sendiri yang terbalik ke kanan. Tutur saksi mata di TKP yang kemudian disesuaikan dengan keterangan saksi mata dari dua rekan almarhum yang selamat.

Jenazah kemudian dibawa menuju rumah duka di Jl. St. Hasanuddin I, Kampung Be'lang bagian Timur, Kelurahan Bonto Atu, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng. Berita ini kemudian menyebar dengan cepat ke setiap penjuru daerah. Rekan dan keluarga dari Jakarta sampai Selayar berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir. Dari pantauan Admin Bonthain, ratusan ribu orang hadir sampai mengantar ke peristirahatan terakhir almarhum Boby.

Hal terpedih yang dialami bukan saja karena kehilangan sosok yang dicintainya. Isteri almarhum Boby sedang melaksanakan kewajiban Wukuf di Arafah dalam rangkaian ibadah Haji tahun ini. Sehingga kesedihan semakin mendalam dirasakan, khususnya bagi anak bungsu almarhum yang masih berusia 3 tahun.

Semoga saja keluarga diberi ketabahan menghadapi musibah yang tidak lain datangnya dari Tuhan Yang Maha Kuasa sebagai bagian anugerah yang tidak terelakkan. Dan kepada almarhum diberi tempat yang layak disisi-NYA atas segala amal perbuatannya selama hidup di dunia. Amin.

Boby bukan Damkar biasa-1

Boby bukan Damkar biasa-2

Boby bukan Damkar biasa-3

Boby bukan Damkar biasa-4

Boby bukan Damkar biasa-5

Back To Top