Sabtu, 19 Mei 2012

Aman di Kiri

Posted On 09:04 by Bonthain 0 komentar

Aman di Kiri
Kiri tidak selalu diartikan salah sebagaimana ekstrimnya komunitas-komunitas beraliran kiri. Penempatan sesuatu pada posisi kiri terkadang memberikan keuntungan tersendiri. Bahkan dengan berada di kiri, sudah sangatlah lazim bagi masyarakat Indonesia sejak dulu kala hingga kini. Dengan demikian, masyarakat semakin terbiasa berada di kiri meski posisi kanan seringkali diartikan posisi terbaik dari keduanya. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa masih ada sebagian elemen masyarakat yang membiasakan diri berada di posisi kanan walaupun hal tersebut bertentangan dengan aturan yang ditetapkan.


AMAN...Diyakini memberikan rasa aman bilamana mematuhi setiap aturan. Apa iya...??? AMBAE/MARI/AYO/COME ON kita cermati dengan seksama.

Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas mengajak segenap masyarakat pengguna jalan raya untuk mematuhi beberapa aturan didalamnya. Salah satunya berupa penerapan Jalur Kiri bagi pengendara roda dua dan sejenisnya. Sepeda motor, kendaraan bermotor yang kecepatannya lebih rendah, mobil barang dan kendaraan tidak bBermotor berada pada lajur kiri jalan (pasal 108). Aturan ini berlaku pula bagi masyarakat Bonthain.Maka Pemerintah pun melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Kimpraswil Kabupaten Bantaeng segera membenahi jalanan. Kemudian diikuti dengan pembenahan Rambu dan Marka Jalan oleh Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi Kabupaten Bantaeng.

Khusus area Jalan Utama Makassar-Bonthain-Bulukumba dari Gerbang Barat (Jl. Pahlawan) hingga Gerbang Timur (Jl. A. Mannappiang), Marka Jalur Kiri telah mencapai ± 90%-95%. Kondisi ini memungkinkan bagi pihak Polres Bonthain menerapkan Jalur Kiri secara penuh. Meski belum dilengkapi dengan Rambu Khusus "Jalur Kiri", sosialisasi mulai dilakukan sejak pagi ini (Red. : 19 Mei 2012). Kami berharap, para pengguna jalan raya khususnya pengendara Sepeda Motor, Sepeda, Becak dll dapat memanfaatkan jalur yang telah disediakan. Sehingga dapat memperlancar arus lalu lintas yang semakin padat dan macet hampir disetiap waktu, demikian penuturan Nasrun (Anggota SatLanTas Polres Bonthain).

Melalaikan aturan tersebut bisa berujung Tilang dan/atau Denda. Bahkan dapat menyebabkan hilangnya nyawa ataupun kerusakan bagi pengendara maupun kendaraannya.

Lalu muncul pertanyaan lainnya, "Amankah seseorang berkendara pada jalur kiri, bilamana Jalur Kiri tersebut dijadikan area Parkir bagi kendaraan lainnya? Hal ini tentunya harus menjadi perhatian pula bagi pihak terkait. Melihat kondisi Marka Jalan pada jalur utama Bonthain, tidak satu pun tersedia area Parkir Khusus. Sementara pengendara tertentu seringkali memanfaatkan Jalur Kiri sebagai area parkir. Olehnya itu, perlu dipahami agar jalur tersebut benar-benar digunakan sesuai peruntukannya untuk menciptakan kondisi aman di jalanan.

Patut diakui bersama bahwa keselamatan sepenuhnya bergantung pada upaya pengendara dan pengguna jalan lainnya untuk tetap mematuhi aturan yang ada. Salah satunya dengan menghormati pengendara lainnya.


Aman di Kiri-1

Aman di Kiri-2

Aman di Kiri-3

Aman di Kiri-4

Aman di Kiri-5




Kamis, 10 Mei 2012

Pameran Pendidikan Bonthain 2012

Posted On 11:24 by Bonthain 0 komentar

Pameran Pendidikan Bonthain 2012
Masih rangkaian dari Hari Pendidikan Nasional tahun 2012 yang diperingati 2 Mei 2012 yang lalu, Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Bantaeng sebagai Leading Sektor dunia pendidikan di Kabupaten Bantaeng kembali mengadakan Pameran Pendidikan Bonthain. Berbagai tingkatan sekolah turut serta menyemarakkan kegiatan. Mulai dari tingkatan TK, SD, SMP, SMA dan SMK se-Kabupaten Bantaeng. Menurut sumber Tim Bonthain, pameran tersebut akan dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Prof. Dr. Ir. KH. Mohammad Nuh, DEA).

M.Nuh yang tiba di Bonthain hari ini (Red. Kamis, 10 Mei 2012, 17:00 Wita) bersama Bupati Bantaeng (H. M. Nurdin Abdullah) dan rombongan berkeliling kota Bonthain sekaligus memantau persiapan pelaksanaan Pameran Pendidikan di Kawasan Reklamasi Pantai Seruni Bonthain.

Sejak akhir April kemarin, beberapa kegiatan perlombaan/pertandingan telah dilaksanakan antara lain perlombaan/pertandingan berbagai cabang olah raga dan seni serta karnaval. Semarak Hardiknas di Bonthain juga akan diramaikan dengan Pameran Pendidikan yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 11-13 Mei 2012 di kawasan Reklamasi Pantai Seruni Bonthain.

Pameran ini akan berlangsung selama 3 hari, mulai hari Jum'at-Minggu tanggal 11-13 Mei 2012 di kawasan Reklamasi Pantai Seruni Bonthain (Jl. Seruni Bantaeng). Peserta pameran terdiri dari :
Tingkatan SMA
  • SMA Neg. 1 Bantaeng
  • SMA Neg. 2 Bantaeng
  • SMA Neg. 1 Bissappu
  • SMA Neg. 1 Tompobulu

Tingkatan SMK
  • SMK Neg. 1 Bantaeng
  • SMK Neg. 2 Bantaeng
  • SMK Neg. 3 Bantaeng
  • SMK Neg. 4 Bantaeng
  • SMK Neg. 5 Bantaeng

Tingkatan SMP
  • MKKS-SMP se-Kab. Bantaeng

Tingkatan SD
  • Gugus SDN No. 5 Lembang Cina
  • Gugus SDN No. 7 Letta
  • Gugus SDN No. 19 Landang
  • Gugus SDN No. 14 Allu
  • Gugus SDN No. 32 Bungloe

  • Gugus SD Inp. Tappanjeng
  • Gugus SD Inp. Pullauweng
  • Gugus SD Inp. Lonrong
  • Gugus SD Inp. Ujung Katinting
  • Gugus SD Inp. Ganting
  • Gugus SD Inp. Jatia
  • Gugus SD Inp. Moti
  • Gugus SD Inp. Loka
  • Gugus SD Inp. Morowa
  • Gugus SD Inp. Tala-tala

Tingkatan TK
  • Gugus TK se-Kec. Bissappu, Sinoa dan Ulu Ere
  • Gugus TK se-Kec. Bantaeng dan Eremerasa
  • Gugus TK se-Kec. Pa'jukukang, Gantarang Keke dan Tompobulu


Berbagai kreasi dan kerajinan hasil karya anak Bonthain ditampilkan dalam pameran kali ini. Termasuk pula kreasi para guru hasil pelaksanaan KKG serta prestasi para siswa dann guru selama tahun 2011-2012. Melalui pameran ini diharapkan mampu mendorong semangat para siswa pada khususnya serta para pendidik dan tenaga kependidikan pada umumnya untuk terus berkreasi dan memajukan dunia pendidikan di Bonthain, demikian disampaikan M. Sakring, S.Pd (salah seorang guru yang tergabung dalam Gugus SDN No. 5 Lembang Cina).

Berselang beberapa menit setelah kunjungan rombongan Mendiknas, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Bantaeng (Hj. A. Sinasari) juga hadir memantau persiapan yang dilakukan para peserta pameran. Berdasarkan Surat Kadis. Diknas Kab. Bantaeng yang diperlihatkan kepada Tim Bonthain, Pembukaan pameran akan dilaksanakan pada pukul 14:30 Wita esok (Red. 11 Mei 2012).

Sofyan, S.Pd yang ditemui Tim Bonthain di Stand Gugus SDN No. 14 Allu berharap agar pelaksanaan kegiatan tersebut berlangsung meriah, lancar, aman dan tertib.


Pameran Pendidikan Bonthain 2012-1

Pameran Pendidikan Bonthain 2012-2

Pameran Pendidikan Bonthain 2012-3

Pameran Pendidikan Bonthain 2012-4

Pameran Pendidikan Bonthain 2012-5




Rabu, 02 Mei 2012

Generasi Emas

Posted On 13:36 by Bonthain 0 komentar

Generasi Emas
Bulan Mei 2012 adalah bulan yang dinanti para pendidik, anak didik dan semua unsur kependidikan di Indonesia. Bulan dimana ramai dilaksanakan berbagai kegiatan yang terkait dengan dunia pendidikan. Keseluruhan kegiatan merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional pada hari ini, 2 Mei 2012. Perayaan di Bonthain kali ini dipusatkan di Lapangan Lompobattang Kabupaten Bantaeng dengan menampilkan beragam kreasi yang ditampilkan ratusan anak didik dari berbagai tingkatan sekolah.

Sejak akhir April kemarin, beberapa kegiatan perlombaan/pertandingan telah dilaksanakan antara lain perlombaan/pertandingan berbagai cabang olah raga dan seni serta karnaval. Semarak Hardiknas di Bonthain juga akan diramaikan dengan Pameran Pendidikan yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 11-13 Mei 2012 di kawasan Reklamasi Pantai Seruni Bonthain.

Dengan mengusung tema Bangkitnya Generasi Emas Indonesia, peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2012 juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas). Menurut Mohammad Nuh (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan) pada press conference di jakarta beberapa waktu lalu, tema Hardiknas 2012 disesuaikan dengan rencana besar Kemdikbud untuk mempersiapkan generasi emas 100 tahun Indonesia merdeka (2045).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2011, jumlah penduduk Indonesia 2010 usia muda lebih banyak dibandingkan dengan usia tua. Dalam data itu terlihat, jumlah anak kelompok usia 0-9 tahun sebanyak 45,93 juta. Sedangkan anak usia 10-19 tahun berjumlah 43,55 juta jiwa. Nanti pada tahun 2045, mereka yang usia 0-9 tahun akan berusia 35-45 tahun. Sedangkan yang usia 10-20 tahun berusia 45-54. Nuh menilai, pada usia-usia itu yang memang memegang peran di suatu negara, tambahnya (Source : Pikiran Rakyat).

Gencarnya Pemerintah Pusat dalam membangun dan mengembangkan dunia pendidikan di tanah air sudah seharusnya diikuti dengan keikutsertaan Pemerintah Daerah dalam mendukung setiap program yang ditelorkan. Pemerintah Kabupaten Bantaeng pun tidak tinggal diam dalam hal ini. Sarana dan prasarana pendidikan, khususnya bangunan sekolah dan perangkatnya terus diperbaiki. Meski kenyataan di lapangan memperlihatkan bahwa masih ada sarana dan prasarana yang perlu mendapat perhatian. Hal ini tidak saja terjadi di Bonthain, tetapi hampir di seluruh pelosok nusantara. Kenyataan yang membuka mata kita bahwa pendidikan itu penting karena terkait dengan kelangsungan bangsa ini di masa mendatang. Dimana generasi emas yang dipersiapkan diharapkan mampu mengubah dan membawa Indonesia ke arah lebih baik. Tentunya peran aktif semua pihak baik Pemerintah maupun masyarakat dari berbagai elemen diharapkan dapat memperhatikan dunia pendidikan dengan penuh keseriusan dan rasa peduli yang tinggi.

Selamat merayakan Hardiknas dan Harkitnas. Mari bersama-sama mengembangkan pendidikan dalam hal apapun bentuk dan penerapannya.


Generasi Emas-1

Generasi Emas-2

Generasi Emas-3

Generasi Emas-4

Generasi Emas-5




Selasa, 01 Mei 2012

Polisi Bikin Macet

Posted On 18:28 by Bonthain 0 komentar

Polisi Bikin Macet
Lazimnya polisi bertugas mengamankan dan mengatur kelancaran lalu lintas di jalan raya. Namun, kali ini polisi justru berulah bikin macet lalu di lintas jalan raya. Mengambil posisi start di Lapangan Bawakaraeng (Jl. Gagak Bantaeng) melewati Jl. Kartini, Jl. Elang, Jl. Merpati dan kembali finish di Lapangan Bawakaraeng yang berhadapan langsung dengan Rumah Dinas/Jabatan Bupati Bantaeng, polisi dan rombongan memadati jalan tersebut selama ± 2 jam. Akibatnya, kawasan tersebut ditutup sementara waktu untuk memberi keleluasaan dan ruang gerak yang nyaman. Aparat kepolisian, khususnya Satuan Lalu Lintas (SatLanTas) Polres Bonthain ikut mengamankan rekan-rekan juniornya.

Puluhan polisi yang tergabung dalam barisan/rombongan Karnaval tingkat Taman kanak-kanak (TK) se-Kabupaten Bantaeng berjalan menyusuri jalur karnaval yang telah ditentukan sebagai rangkaian kegiatan menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2012. Selain polisi junior/cilik, ratusan anak lainnya turut serta dengan mengenakan berbagai busana/pakaian adat, pengantin dan pakaian kreasi unik lainnya. Kehadiran karnaval ini mampu menarik perhatian dan simpati masyarakat yang menyaksikan di sepanjang jalur.

Suasana sore yang tenang dan cukup sejuk karena sejam sebelumnya BONTHAIN diguyur hujan, menjadikan pelaksanaan karnaval dimaksud berlangsung lebih meriah. Guru dan orang tua yang menyertai ratusan anak TK merasa nyaman dan rileks meski jalurnya lumayan jauh. Meski demikian, tak kurang dari anak TK ini sesekali mennangis dan meronta karena kelelahan serta merasa jenuh.

Semangat yang ditunjukkannya merupakan semangat jiwa emas sebagai calon penerus anak bangsa untuk meraih cita dan harapan yang diidam-idamkan. Sekalipun mereka belum memahami semangat yang dipertontonkannya, tetapi kita semua patut mengambil hikmahnya. Anak kecil saja bisa, kenapa kita tidak mencoba dan memperjuangkannya...???


Polisi Bikin Macet-1

Polisi Bikin Macet-2

Polisi Bikin Macet-3

Polisi Bikin Macet-4

Polisi Bikin Macet-5