Tinjau Kesiapan PORDA Secara Berkala

Tinjau Kesiapan PORDA Secara Berkala
PORDA yang dilangsungkan di Kabupaten Bantaeng merupakan sebuah kegiatan besar yang menantang untuk dapat sukses dalam penyelenggaraanya. Betapa tidak, Butta Toa (julukan untuk Kabupaten Bantaeng), terbilang daerah dengan luas wilayah terkecil di Sulawesi Selatan. Tingkat pembangunannya yang terus meningkat sepanjang waktu. Kemudian dihadapkan dengan pelaksanaan PORDA XV yang dipusatkan di daerah ini. Berbagai fasilitas olah raga telah dibenahi, yang diharapkan mendukung sepenuhnya PORDA XV.

Kesuksesan yang diharapkan bukan hanya mengejar Juara pada tiap cabang olah raga yang dipertandingkan. Sebagai tuan rumah, seyogyanya kita memberikan pelayanan yang baik kepada setiap tamu yang hadir saat ini. Jadilah tuan rumah yang baik, yang akan memberikan kesan terbaik pula sebagai oleh-oleh paling berharga untuk mereka bawa pulang ke daerahnya masing-masing. Cerita tersebut akan dikenang dalam waktu yang cukup lama. Dengan sendirinya memberi dampak positif terhadap keberadaan Bonthain yang telah dikenal sejak lama dengan keramah tamahannya, ungkap Bupati Bantaeng.

Di sela-sela kesibukannya sebagai orang nomor satu di Butta Toa, H. M. Nurdin Abdullah (Bupati Bantaeng), selalu menyempatkan waktu untuk meninjau segala hal terkait dengan pelaksanaan PORDA XV dan Peparprov III 2014. Suasana santai menjadi ciri khas tersendiri bagi The Doctor (julukan Bupati Bantaeng). Keakraban dengan masyarakat hingga kalangan paling bawah, kerap kali membuat kebingungan tetamu ataupun pengunjung dari daerah lain.

Jadi itu Bupati Bantaeng pak ? Saya benar-benar tidak bisa percaya. Tidak mungkin seorang Bupati, mau memegang kamera. Sampai bersedia dengan santainya untuk memotret kami semua. Padahal justru seorang Bupati yang kami minta kesediannya tadi untuk memotret kami, tutur Lukman (seorang Bikers, dari Kabupaten Sinjai) sambil terheran-heran. Lukman lanjut bertanya pada petugas kebersihan, “Lalu siapa Bapak yang berdiri agak jauh di belakangnya itu ? Dijawabnya dengan nada rendah, "Beliau Ajudannya, namanya Pak Syamsul".

Kehadiran Bapak Bupati Bantaeng di tempat ini, kesan bersantai ria dan bermain dengan anak-anak adalah bagian strategi beliau agar para pekerja tidak canggung dan merasa takut diawasi. Biarkan mereka bekerja dengan tugas yang diembannya masing-masing. “Saya suka menyimak dan bercermin dari aktifitas keseharian Bupati Bantaeng. Masyarakat tidak takut, tetapi naik satu peringkat dengan keseganan menghadapinya. Dan tentu saja dengan gayanya yang santai, celetuk Daeng Rusdi (warga Kecamatan Bissappu). Bupati cukup memantau dari dekat dan melihat perkembangannya. Sehingga dapat terukur dengan baik segalanya secara langsung, bahkan sebelum laporan, lanjut dijelaskan oleh Daeng Rusdi”.

Sarana dan prasarana PORDA XV sampai sekarang telah tersedia 99,99%. Keseluruhan Cabang Olah Raga sudah dapat menggunakannya meskipun pertandingan belum dilangsungkan. Terkhusus bagi atlit yang penginapannya berada tidak jauh dari salah satu venue, bisa berlatih di lokasi tersebut.

Dari hasil pantauan Tim Bonthain dan penuturan para pekerja yang enggan disebut namanya, kegiatan pengerjaan yang terlihat sekarang bukan lagi kegiatan inti dari pembangunan venue. Mereka bekerja untuk mempersiapkan rangkaian Penerimaan/Pelepasan, Pembukaan maupun pengaturan-pengaturan kelancaran acara lainnya yang membutuhkan sarana pendukung dan terus dimobilisasi dari satu tempat ke tempat lainnya.

Tinjau Kesiapan PORDA Secara Berkala-1
Tinjau Kesiapan PORDA Secara Berkala-2

Manjakan Kendaraan Atlit dan Official PORDA XV

Manjakan Kendaraan Atlit dan Official PORDA XV
Jelang pelaksanaan event akbar yang dilangsungkan tiap 4 tahun sekali, Pemerintah Kabupaten Bantaeng terus berbenah. Tidak hanya fokus pada penyiapan Venue Cabang Olah Raga. Berbagai sarana dan prasarana pendukung turut dibangun dan dibenahi.

Area parkir kendaraan roda 2 maupun roda 4, menjadi salah satu perhatian bagi Tuan Rumah PORDA XV. Khususnya untuk wilayah yang dianggap akan terjadi peningkatan arus lalu lintas. Hal tersebut harus cepat diantisipasi, mengingat terdapat area tertentu yang memiliki berbagai macam lapangan olah raga yang akan digunakan pada saat PORDA.

Pemerintah Kabupaten Bantaeng menyikapi hal tersebut dengan membangun kawasan Parkir di sisi Utara Sport Center. Disamping itu, juga menyiapkan area parkir di sisi Barat Alun-alun Pantai Seruni. Tepatnya pada halaman depan dan samping dari RSUD Modern Anwar Makkatutu Kabupaten Bantaeng.

Untuk wilayah perkotaan misalnya di Pantai Seruni, mulai dari Jl. Kenanga sampai ke Jl. Seruni bagian barat, pastinya akan terjadi peningkatan volume kendaraan yang masuk dan keluar. Dengan dibangunnya area parkir ini, merupakan langkah yang sangat tepat. Dan akan sangat membantu terhadap kelancaran arus lalu lintas, tutur Takko (Sat Dishub dan Infokom Kab. Bantaeng).

Sekitar 20-50 mobil dapat diparkir disini. Sedangkan untuk sepeda motor, area ini bisa menampung sebanyak 100-200 unit. Demikian disampaikan H. Aco yang mendapat mandat untuk melaksanakan pekerjaan dimaksud.

Kami menggunakan paving sesuai dengan Bestek yang terlampir dalam Kontrak Pekerjaan. Jenis paving yang dipasang adalah K300 yang telah melalui uji laboratorium di Makassar. Mobil akan diparkir di bagian tengah. Dan untuk sepeda motor, berdasarkan desain pekerjaan akan diparkir di tiap sisi. Dilengkapi pula dengan pintu masuk dan keluar yang akan dijaga aparat demi keamanan, lanjut H. Aco.

Idrus (salah seorang Tokoh Masyarakat) mengungkapkan bahwa area parkir di depan RSUD mampu menampung sekitar 100 kendaraan roda 4 dan 1.000 kendaraan roda 2. Harapan saya, semoga pihak Kepolisian bisa menahan atau memblokir kendaraan yang masuk ke wilayah Pantai Seruni. Adapun yang bisa masuk adalah kendaraan Atlit dan Pelatihnya. Dan utamakan tamu, untuk tuan rumah biarkanlah pada urutan kedua atau ketiga.Karena pejabata juga pasti harus diloloskan masuk agar bisa melihat dan mengatur PORDA, harap Idrus yang ditemui Tim Bonthain di Pantai Seruni.

Manjakan Kendaraan Atlit dan Official PORDA XV-1
Back To Top