K-II Ditunda, Kenapa PNS STOP Bekerja

K-II Ditunda, Kenapa PNS STOP Bekerja
Berselang dua hari, pengumuman Honorer Kategori II masih belum memperlihatkan titik terang. Aktifitas perkantoran seharusnya telah berjalan normal dan lancar kembali. Sebagaimana aktifitas yang berlangsung pada hari Rabu, tanggal 5 Pebruari 2014 yang lalu. Tidak hanya Tenaga Honorer, PNS pun tidak mau ketinggalan untuk mendapatkan informasi Pengumuman Kelulusan Tenaga Honorer Kategori II. Namun, Pemerintah Republik Indonesia melalui Kemenpan & RB masih menunda dengan batas waktu yang tidak ditentukan dalam mengumumkannya kepada khalayak ramai.

Kelancaran aktifitas perkantoran yang diharapkan berupa pemberian pelayanan yang baik oleh Pegawai Negeri Sipil sebagai aparat Pemerintahan. Dalam hal persuratan, hampir semuanya telah menggantungkan prosesnya pada alat canggih bernama Komputer. Kantor-kantor telah dilengkapi dengan peralatan tersebut. Bahkan, komputer pribadi PNS pun serasa wajib dibawa serta ke kantor untuk digunakan di ruangan masing-masing. Tidak semua PNS dilengkapi dengan komputer dinas pak. Kalaupun sudah difasilitasi oleh kantor, spesifikasi komputernya terbilang tidak memadai. Olehnyaa itu, saya secara pribadi lebih memilih menggunakan komputer pribadi. Namun, kendalanya bahwa komputer pribadi tidak mendapat pembiayaan perbaikan ketika mengalami kerusakan, meskipun digunakan untuk keperluan kantor.

Dengan semua perangkat tersebut, apakah pekerjaan sudah berlangsung dengan baik dan lancar, khususnya hari ini (Red. : 7 Pebruari 2014)...?

Kota Bonthain diselimuti gelap sampai pukul 11:45 Wita. Pemadaman ini telah berlangsung sejak pukul 03:30 Wita dini hari tadi yang mana terjadi berulang kali, sampai pada akhirnya padam todal untuk seluruh wilayah Kabupaten Bantaeng. Melihat hal tersebut, Tim Bonthain menelusuri penyebabnya.

Rupanya, pohon yang rindang yang dijadikan penghijauan di sepanjang jalanan kota Bonthain cukup mengganggu fasilitas kabel listrik milik PT. PLN (Persero). Kabel-kabel tersebut menjadi media utama dalam mendistribusikan pasokan listrik ke setiap rumah warga kota Bonthain. Termasuk pula, kantor Pemerintah maupun Swasta yang tersebar di sejumlah wilayah kota Bonthain. Dengan demikian, listrik mengalami gangguan dimana-mana yang diakibatkan oleh pohon dengan daun rimbun. Ketika angin bertiup kencang, daun tersebut menyentuh kabel bertegangan tinggi yang mencapai kapasitas Mewa Watt. Demikian diungkapkan salah seorang karyawan PT. PLN (Persero) Ranting Bantaeng yang ditemui Tim Bonthain di bilangan Lamalaka, Kabupaten Bantaeng.

Bekerja sama dengan Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup Daerah (Bapedalda) Kabupaten Bantaeng melalui bidang pertamanan, PT. PLN (Persero) Ranting Bantaeng melakukan pemangkasan pohon di sepanjang jalan utama kota Bantaeng. Pemangkasan difokuskan pada jalan poros antar negara, mulai dari perbatasan Gerbang Barat kota Bonthain (Jl. Pahlawan Sasayya) sampai Gerbang Timur kota Bonthain (Jl. A. Mannappiang).

Pemangkasan berlangsung alot, mengingat jumlah pohon yang harus dipangkas terbilang cukup banyak. Begiu pula dengan pertimbangan pengamanan jalan raya dari arus lalu lintas yang akan melewati area pemangkasan. Baik dari karyawan PT. PLN (Persero) Ranting Bantaeng maupun Pegawai Bapedalda Kabupaten Bantaeng, bersama-sama mengamankan jalanan terlebih dahulu sebelum melakukan penebangan demi keselamatan para pengguna jalan.

Sementara di kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Bantaeng, aktifitas menjadi terhambat dengan terjadinya pemadaman listrik yang berlangsung lama. Seperti halnya di Kantor Bupati Bantaeng, Kantor DPRD Kabupaten Bantaeng, Kantor Dinas Pendidikan Nasional, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Bantaeng serta beberapa kantor lainnya yang berada dalam kompleks perkantoran di bilangan Lamalaka mengalami penundaan pekerjaan. Pegawai Negeri Sipil (PNS) STOP bekerja di kantornya masing-masing. Sebagian besar lebih memilih berada di luar kantor guna menikmati udara segar. Pekerjaan di kantor untuk saat ini lebih bergantung pada peralatan elektronik berbasis komputerisasi. Pembuatan Surat, SK, Kuitansi dan pekerjaan yang lainnya membutuhkan komputer. Padahal, listrik masih padam. Sehingga kami tidak bisa bekerja, praktis kami menghentikan pekerjaan. Tetapi, bukan berarti pekerjaan tersebut tidak akan kami kerjakan nantinya. Justru pekerjaan akan menumpuk karena banyak waktu terbuang sia-sia hari ini. Kami hanya bisa duduk dan mengobrol dengan teman kantor yang lain, karena di dalam ruangan juga sangat panas kondisi suhunya, ungkap salah Dedi Anshari (salah seorang PNS yang ada di Kantor Bupati Bantaeng).

K-II Ditunda, Kenapa PNS STOP Bekerja-1

K-II Ditunda, Kenapa PNS STOP Bekerja-2

K-II Ditunda, Kenapa PNS STOP Bekerja-3

K-II Ditunda, Kenapa PNS STOP Bekerja-4

K-II Ditunda, Kenapa PNS STOP Bekerja-5

Kapan Pengumuman K-II Tidak Ditunda

Kapan Pengumuman K-II Tidak Ditunda
Sehari penuh, masyarakat Bonthain menunggu Pengumuman Honorer K-II yang rencananya akan diumumkan kemarin (Red. 5 Pebruari 2014) oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KEMENPAN-RB). Resah dan gelisah menyelimuti setiap Tenaga Honorer Kategori II yang telah mengikuti Uji Publik beberapa waktu lalu. Apalagi pengumuman tersebut seringkali mengalami penundaan. Perbincangan pun begitu ramai di jejaring sosial, baik di Facebook maupun Twitter.

Alhasil, pengumuman tak kunjung dilaksanakan hingga hari Rabu beranjak menuju hari ini (Kamis, 6 Pebruari 2014). Honorer kembali meneriakkan kekesalannya dan kekecewaannya. Mereka berharap agar KEMENPAN-RB memberi kepastian tentang pengumuman tersebut. Seperti disampaikan dalam Surat Resmi Sekretaris Tim Pengarah PANSELNAS (Tasdik Kinanto) :

Dengan ini diberitahukan bahwa pengumuman kelulusan peserta seleksi CPNS dari Tenaga Honorer Kategori II Tahun 20113 yang semula tanggal 5 Pebruari 2014 dikarenakan ada kendala teknis, maka pengumuman kelulusan seleksi CPNS dari Tenaga Honorer Kategori II ditunda dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Pernyataan ini dapat membuat Honorer berpandangan lain. Salah seorang Tenaga Honorer (RS : nama samaran) yang ditemui Tim Bonthain mengungkapkan, "Tidak ada kejelasan mengenai pengumuman K-II. Saya telah meluangkan waktu dari Subuh tadi sampai sore ini, menunggu pengumuman yang tidak kunjung ada. Mudah-mudahan sebentar malam, sudah diumumkan."

Sampai Rabu malam, beberapa warnet dan warkop dipadati banyak pengunjung. Demikian halnya dengan Ambae.exe yang juga menyediakan Hotspot berbasis RT/RW Net. Ratusan orang dari berbagai tempat di Bonthain melakukan browsing untuk melihat langsung pengumuman K-II.

Sebaiknya Pemerintah bersikap disiplin, jangan cuma PNS dan Tenaga Honorer saja yang dipaksa disiplin. Sementara untuk urusan pengumuman saja, Pemerintah tidak konsisten. Jadwal pengumuman sudah ditetapkan, tetapi selalu saja ditunda. Malahan, tidak jelas kapan lagi diumumkan. Umumkan saja biar cepat selesai masalahnya. Demikian diungkapkan salah seorang PNS (IN : nama samaran) yang diwawancarai Tim Bonthain di Cafe Baling-baling, tepatnya di bilangan Pallantikang.

Dalam keterangan resmi website sscn.bkn.go.id, disampaikan bahwa "Untuk sementara halaman ini belum dapat diakses, Terima kasih." Sementara pada website www.menpan.go.id, disampaikan bahwa pengumuman tersebut kembali ditunda. Hal ini terjadi karena masalah teknis. Hanya saja tidak dijelaskan secara rinci perihal teknis yang dimaksud.

Sampai berita ini dipublikasikan, error masih terjadi pada website bkn.go.id. Terpampang di halaman utamanya "Database Error: Unable to connect to the database:Could not connect to MySQL". Ketiga website terpercaya yang akan menayangkan Pengumuman Honorer K-II ini sempat mengalami error sejak hari Selasa dan Rabu kemarin. Akses yang begitu padat berlangsung dari seluruh Indonesia, memungkinkan sebagai salah satu penyebab error tersebut.

Lalu, kapan Pengumuman Honorer K-II Tidak Ditunda...???

Kapan Pengumuman K-II Tidak Ditunda-1

Kapan Pengumuman K-II Tidak Ditunda-2

Kapan Pengumuman K-II Tidak Ditunda-3

Apel Pagi Tertutup

Apel Pagi Tertutup
Selama lima tahun masa Pemerintahan H. M. Nurdin Abdullah sebagai Bupati Bantaeng, pengembangan kualitas aparat Pemerintah dianggapnya masih kurang. Kedisiplinan seakan tidak tersentuh dengan baik. Sehingga tidak kurang dari Pegawai Negeri Sipil Daerah di setiap SKPD lalai dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Bantaeng menetapkan tahun 2014 sebagai awal tahun disiplin. Kedisiplinan sepenuhnya harus dimulai dari Kabupaten Bantaeng. Kota kecil ini harus memperlihatkan kemampuannya dalam segala hal, termasuk kedisiplinan. Kita patut berbangga, ketika memulai sesuatu yang pada akhirnya dijadikan program nasional, tutur H. M. Nurdin Abdullah di kediamannya beberapa waktu lalu.

Sebut saja program lelang jabatan yang kini dilaksanakan di seluruh Kabupaten/Kota se-Indonesia. Program tersebut lahir dan dimulai dari Kabupaten Bantaeng sejak beberapa tahun silam, tambahnya.

Berbagai upaya dilakukan Pemerintah dalam mewujudkan program Disiplin PNS seutuhnya. Absensi elektronik hanya dibuka selama 15 menit sejak jam kerja dimulai dan berakhir. Selanjutnya, diikuti dengan absensi manual berupa tanda tangan pada lembaran daftar hadir yang ada di ruangan kerja masing-masing PNS. Jam kerja dimulai pada pukul 07:00 sampai pukul 14:00 Wita pada hari Senin sampai Kamis. Pada hari Jum'at, mulai pukul 07:00 dan berakhir pada pukul 11:45 Wita. Sementara hari Sabtu, dimulai pada pukul 06:00 dengan kegiatan Senam Aerobik di pantai Seruni Bantaeng dan jam kerja berakhir pada pukul 13:30 Wita.

Ketetapan jam kerja yang berlangsung selama 6 (enam) hari tersebut harus dipatuhi setiap PNS. Sejak diangkat sebagai CPNS, kita semua telah menanda tangani Perjanjian dan dikuatkan lagi dengan Sumpah PNS, bahwa kita akan mematuhi segala Peraturan perUndang-Undangan yang berlaku serta melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan dengan penuh pengabdian, kesadaran dan tanggung jawab. Bahkan dalam surat pernyataan, dituangkan sebuah pernyataan kesiapan ditempatkan dimana saja dalam lingkup Negara Kesatuan Republik Indonesia.

PNS yang lalai dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya akan dikenakan sanksi. Tindakan berupa hukuman disiplin akan kita ambil dan kenakan kepada setiap pegawai yang melanggar. Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. Demikian disampaikan Kepala BKD dan Diklat kab. Bantaeng (Drs. H. A. Asri Sahrun Said) dalam sambutannya pada Apel Pagi Hari Kesadaran Nasional (Red. 17 Januari 2014).

Cuaca yang tidak bersahabat, dimana kota Bonthain diguyur hujan sampai tadi pagi tidak menyurutkan semangat PNS untuk tetap melaksanakan Apel Pagi. Rutinitas dalam rangka Hari Kesadaran yang dilaksanakan tanggal 17 setiap bulan, sedianya dilangsungkan di Halaman Kantor Bupati Bantaeng, dialihkan ke dalam Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng. Luas ruangan yang terbilang besar, rupanya tidak mampu menampung ribuan orang PNS yang hadir.

H. A. Asri menambahkan, Hukuman Disiplin PNS terdiri dari Hukuman Disiplin ringan, sedang dan berat. Semuanya tertuang dalam PP 53, maka dari itu tiap PNS di Kabupaten Bantaeng wajib mematuhi ketentuan yang ditetapkan didalamnya.

Hukuman Disiplin Ringan, berupa :
  • Teguran lisan
  • Teguran tertulis
  • Pernyataan tidak puas secara tertulis
Hukuman Disiplin Sedang, berupa :
  • Penundaan kenaikan berkala selama 1 tahun
  • Penundaan kenaikan pangkat selama 1 tahun
  • Penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 tahun
Hukuman Disiplin Berat, berupa :
  • Penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 tahun
  • Pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah
  • Pembebasan dari jabatan
  • Pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS
  • Pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS
Program yang telah berlangsung sejak Januari 2014 ini, perlahan-lahan mengubah perilaku PNS yang tadinya malas menjadi semakin rajin. Tingkat kedisiplinan meningkat drastis dari 40% menjadi 70% selama 2 pekan terakhir. Dan bagi mereka yang tercatat memiliki tingkat kedisplinan yang tinggi akan mendapatkan penghargaan tersendiri dari Pemerintah Kabupaten Bantaeng. Pada kesempatan terpisah, Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng (Drs. H. Abd. Latief Naikang, M.Si) niatnya untuk mengusulkan pemberian penghargaan kepada PNS yang berprestasi dan displin. Penghargaan bisa saja berupa Piagam Penghargaan yang nantinya dapat dijadikan point untuk kenaikan pangkat maupun promosi jabatan.

45 CPNS Bantaeng versi Excel

45 CPNS Bantaeng versi Excel
Serentak di seluruh Indonesia diumumkan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) Tahun 2013 yang dinyatakan LULUS setelah mengikuti seleksi berkas dan seleksi Tes Kompetensi Dasar (TKD). Demikian halnya di Kabupaten Bantaeng, pengumuman dilaksanakan hari ini (Red. : 24 Desember 2013). Penantian cukup panjang akhirnya tiba juga setelah mengalami penundaan beberapa waktu.

Dari 6.777 orang peserta yang lulus berkas, hanya 45 orang yang dinyatakan lulus TKD. Sementara quota Kabupaten Bantaeng sebanyak 50 orang. Praktis, terdapat kekosongan quota sebanyak 5 orang. Hal ini diakibatkan karena terdapat 4 formasi jabatan yang tidak memiliki peserta lulus berkas. Simak artikel sebelumnya !

Download :
1. Pengumuman CPNS Bantaeng 2013
2. Password

CPNS Masuk Sekolah

CPNS Masuk Sekolah
Masa yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Ribuan peserta Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) yang mendaftar di Kabupaten Bantaeng telah hadir di kota berjuluk Butta Toa. Sebagian besar tiba sejak hari Sabtu, tanggal 2 Nopember 2013. Bahkan tidak kurang dari mereka tiba 2 hari yang lalu (Red. : 1 Nopember 2013). Meski pelaksanaan Tes/Ujian CPNS baru dilangsungkan hari ini, tetapi kehadirannya dimanfaatkan untuk menikmati keindahan Bonthain dan sekaligus menyempatkan menonton Road Race.

Pukul 07:00 Wita, lembar soal dan lembar jawaban mulai didistribusikan oleh Pemerintah Kabupaten Bantaeng. Penyebaran soal tersebut mendapat pengawalan ketat dari pihak Kepolisian Resort Bantaeng, Inspektorat Kabupaten Bantaeng, BKD Kabupaten Bantaeng dan unsur masyarakat. Pengamanan tersebut diharapkan sebagai bentuk antisipasi untuk menghindari terjadinya kebocoran. Sehingga Tes CPNS berlangsung dengan aman, adil dan bermartabat.

Sampai pada titik lokasi distribusi, dimana tes dilaksanakan di sejumlah sekolah se-Kabupaten Bantaeng, pengawasan semakin diperketat. Berbagai unsur dilibatkan, termasuk pihak Kepolisian, unsur Pengajar pada masing-masing sekolah serta Pengawas Umum dari BKN Republik Indonesia.

Peserta Tes CPNS dari formasi Umum dan Kategori 2 (K-2) bersegera menuju lokasi pelaksanaan tes yang telah ditentukan. Dengan berseragam Putih Hitam, penampilan mereka tampak layaknya siswa SD, SMP dan SMA yang melakukan rutinitas Proses Belajar Mengajar. Hanya saja, mereka bersekolah pada hari Libur/Minggu.

Mengingat jumlah peserta yang terbilang besar (Umum : 6.777 orang dan K2 : 1.225 orang), puluhan sekolah digunakan mulai dari ujung Timur (Tanetea) sampai ujung Barat (Tino Toa).

Kapolres Bantaeng (AKBP I Made Sunata SE) yang memantau jalannya proses tes CPNS di SMA Negeri 1 Bantaeng mengemukakan bahwa "Pelaksanaan tes CPNS merupakan agenda Nasional dan bukan sebuah acara main-main. Kontrol dan pengawasan ketat kami lakukan agar prosesnya berjalan lancar dan aman. Terlebih lagi pada pengawasan terjadinya kebocoran, modus joki dan sebagainya."

CPNS Masuk Sekolah-1

CPNS Masuk Sekolah-2

CPNS Masuk Sekolah-3

CPNS Masuk Sekolah-4

CPNS Masuk Sekolah-5

Back To Top