Bupati Bantaeng Ajak Muspida Panen Apel di Muntea

Bupati Bantaeng Ajak Muspida Panen Apel di Muntea
Bupati Bantaeng (H. M. Nurdin Abdullah) bersama jajaran Muspida Bantaeng yakni Ketua DPRD Bantaeng (H. Sahabuddin), Wakil Bupati Bantaeng (H. M. Yasin), Sekda Bantaeng (H. Abdul Gani) dan Tokoh Masyarakat Bantaeng, melakukan liburan agrowisata di beberapa titik yang terletak di 20 Km dari Kota Bantaeng, tepatnya di Desa Bonto Lojong Kecamatan Ulu Ere (Red. : Minggu, 1 Pebruari 2015).

Liburan agrowisata Ulu Ere ini, diawali dengan jogging pagi di seputaran reklamasi Pantai Seruni Bantaeng, bersama Kepala Kejaksaan Negeri Bantaeng (Erry Pudyanto Marwantono), Dandim 1410 Bantaeng (Heny Setyono), Wakil Ketua Pengadilan Negeri Bantaeng (Somadi), Ketua DPRD Bantaeng (H. Sahabuddin), Wakil Bupati Bantaeng (H. M. Yasin), Sekda Bantaeng (H. Abdul Gani) dan beberapa Tokoh Masyarakat Bantaeng serta beberapa warga masyarakat Komunitas Jalan Pagi Seruni. Tampak pula, mendampingi Ketua GOW (Hj. Aisyah Yasin) dan Ketua Dharma Wanita (Hj. Nuraeni Gani).

Dari Pantai Seruni, Bupati Bantaeng (H. M. Nurdin Abdullah) yang merupakan salah satu tokoh inspiratif ini memboyong Muspida, dan Komunitas Jalan Pagi Seruni ini menuju Mini Showfarm yang terletak di Desa Bonto Lojong, Kecamatan Ulu Ere. Tampak Muspida dan pimpinan lainnya sumringah dengan canda tawa yang riang serta terlihat kekompakannya.

Sekitar 30 Menit berada di Mini Showfarm yang luasnya sekitar 0,50 Hektar, Nurdin Abdullah mengajak memetik apel varietas Manalagi dan Roombeauty serta Strawberry yang berada di Kawasan Agrowisata Muntea, sekitar 800-an Hektar di Desa Bonto Lojong.

"Alhamdulillah, hari ini kita bisa melihat sendiri keagungan-NYA dan kita bisa merasakan Apel Manalagi dan Roombeauty, strawberry dan lainnya yang mana merupakan hasil pengembangan agrowisata di 3 tahun terakhir di Bantaeng. Dari Puncak Muntea ini, kita bisa saksikan Kabupaten Kepulauan Selayar dan sebagian Kabupaten Bulukumba serta Jeneponto", ujar Nurdin Abdullah dihadapan warganya.

Lanjut H. M. Nurdin Abdullah yang bergelar Professor Pertanian ini akan terus mengembangkan kawasan agrowisata ini dengan mengembangkan tanaman apel, strawberry, daikong dan tanaman holtikultura lainnya. Sehingga Muntea ini akan terkenal nantinya. Dan kita sendiri bisa saksikan banyaknya warga wisatawan yang berkunjung ke tempat ini.

"Dari Kawasan Agrowisata Muntea yang produktif sekitar 800 Hektar ini, akan terus dikembangkan. Bahkan saat ini sementara tahap pengembangan untuk strawberry dari Negeri Sakura, Jepang. Dan kita bisa saksikan pada pagi ini sekitar 200-an wisatawan yang berkunjung pada pagi hari ini" ujar Ir. Kamrah selaku Kepala Bidang Holtikultura.

Hidayat Mahmud selaku Koordinator Komunitas Jalan Pagi Seruni Bantaeng menuturkan bahwa kebersamaan pagi ini, membuat kami bangga dengan Bupati Bantaeng (H. M. Nurdin Abdullah) dan beserta jajaran Muspida, bahwa dengan kebersamaan ini akan menjadikan Bantaeng sebagai Kabupaten Yang Maju dan Sejahtera.

Tampak pula hadir dan ikut dalam rombongan liburan agrowisata ini, diantaranya Kadis Sosnakertrans (Syahrul Bayan), Camat Ulu Ere (Hj. Sohrah), Sekcam Ulu Ere (H. Hariyanto), Kabid Ekososbud Bappeda (Junaedy Bakri), Kabid Binamarga Dinas PUK (Edy) dan beberapa pejabat lainnya, diantaranya Kepala UPTD Holtikultura Loka (Baedawi).

Pada akhir kunjungan di Balai Benih Holtikultura di Desa Bonto Marannu, Bupati Bantaeng (H. M. Nurdin Abdullah) menyaksikan secara langsung perbenihan dan adaptasi strawberry dari Jepang.

Release : Humas Bantaeng
Editor : Ambae.exe

Bupati Bantaeng Ajak Muspida Panen Apel di Muntea-1

Bupati Bantaeng Ajak Muspida Panen Apel di Muntea-2

Bupati Bantaeng Ajak Muspida Panen Apel di Muntea-3

Bupati Bantaeng Ajak Muspida Panen Apel di Muntea-4

Bupati Bantaeng Ajak Muspida Panen Apel di Muntea-5

Bupati Bantaeng Ajak Muspida Panen Apel di Muntea-6

Bupati Bantaeng Ajak Muspida Panen Apel di Muntea-7

3 ON 3

3 ON 3
Semakin hangat kalau membicarakan angka 3 (tiga) setelah kemenangan sang pemimpin Bonthain setelah mengusung Nomor Urut 3 pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati beberapa waktu lalu. Angka 3 merupakan angka populer di mata orang. Angka inilah yang akan memaksa seluruh elemen yang ada di Kabupaten Bantaeng mempersiapkan diri dengan segala potensi yang dimilikinya. Modernisasi Kabupaten Bantaeng serta merta membawa perubahan besar pada posisi Bonthain yang dulunya hanya sebagai daerah persinggahan menjadi daerah tujuan. Baik pada sektor wisata, olah raga, seni, budaya, pertanian, perikanan, pertambangan dan sebagainya.

Admin Bonthain mengajak kepada segenap warga Bantaeng yang baik hati, bersiaplah menghadapi arus massa dan kendaraan yang amat padat yang akan mengisi ruang-ruang yang ada di Bonthain. Tepatnya pekan ini (Red. : 1-4 Nopember 2013, dimana akan berlangsung 3 event besar yang puncaknya pada tanggal 3 Nopember 2013.

Ketiga event tersebut, sebagai berikut :

1. Tes CPNS Kabupaten Bantaeng 2013
Waktu Pelaksanaan :
3 Nopember 2013
Lokasi :
sejumlah sekolah se-Kabupaten Bantaeng
Perkiraan Massa :
  • Peserta Pendaftar Umum : 6.777 orang
  • Peserta Honorer Kategori 2 : 1.225 orang
  • Pengantar (Keluarga & Teman) : ratusan orang
  • Pengawas : puluhan-ratusan orang
  • Pengamanan : ratusan orang
  • Kendaraan : puluhan ribu unit
2. Road Race - Bupati Cup Race III The New Spirit Motoprix Bantaeng Waktu Pelaksanaan : 2-3 Nopember 2013 Lokasi : Sirkuit Butta Toa Bantaeng Perkiraan Massa :
  • Peserta/Pembalap : puluhan-ratusan orang
  • Official : puluhan-ratusan orang
  • Pengantar (Keluarga & Teman) : puluhan-ratusan orang
  • Panitia : puluhan orang
  • Pengamanan : ratusan orang
  • Kendaraan : ribuan unit
  • Penonton : puluhan ribu orang
3. Tour Wisata 2013 Makassar-Pantai Marina Bantaeng Waktu Pelaksanaan : 2-3 Nopember 2013 Lokasi : Pantai Marina Bantaeng Perkiraan Massa :
  • Peserta/Pengendara : puluhan-ratusan orang
  • Pengantar (Keluarga & Teman) : puluhan-ratusan orang
  • Panitia : puluhan orang
  • Pengamanan : puluhan-ratusan orang
  • Kendaraan : ratusan-ribuan unit
  • Penonton Event & Pengunjung Obyek Wisata) : puluhan ribu orang
Tentunya dengan kehadiran event di atas, masyarakat dan Pemerintah harus pro aktif memberikan pelayanan terbaik kepada setiap orang yang mengunjungi Bonthain. Keuntungan seketika dapat dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha/bisnis dengan menyediakan produk yang menjadi kebutuhan mereka nantinya.
3 ON 3-1 3 ON 3-2 3 ON 3-3

Reog Ponorogo belajar di Afdeling

Reog belajar di Afdeling
Puluhan orang berpakaian Warok memenuhi Rest Area Marina Beach BONTHAIN. Mereka adalah para Kepala Desa, Lurah dan Kepala SKPD terkait bersama Wakil Bupati Ponorogo (Hj. Yuni Widyaningsih, SH). Kehadirannya di BONTHAIN dalam rangka study banding untuk mengetahui lebih jelas dan lebih dalam lagi tentang BONTHAIN dari berbagai aspek. Kabupaten yang terletak 200 Km arah Barat Daya Surabaya ini mendatangkan Kepala Desa dan Lurahnya untuk belajar atas keberhasilan BONTHAIN hingga saat ini untuk selanjutnya dijadikan acuan dalam penentuan arah kebijakan pembangunan di Kabupaten Ponorogo. Kami datang jauh-jauh dari Jawa Timur, bukan untuk jalan-jalan pak. Kota-kota yang bergelimang hiburan ada di sekitar Ponorogo, olehnya itu untuk jalan-jalan cukup mengunjungi Surabaya saja atau mungkin saja Yogyakarta, Bandung, Surabaya dan Jakarta. Kedatangan kami semata-mata untuk belajar dan belajar, terang Yuni Widyaningsih dalam sambutannya pada sebuah acara santai bertempat di Marina Beach BONTHAIN (Red. : 20 Maret 2013, 19:30 Wita).

Rombongan ini datang ke BONTHAIN dengan segudang rasa penasaran yang ada di benaknya.
Ada apa dengan BONTHAIN di bawah kepemimpinan H. M. Nurdin Abdullah (Bupati Bantaeng)...???

Ko' bisa ya, kota kecil yang tidak pernah terdengar namanya selama ratusan tahun sejak Indonesia Merdeka. Saat ini bukan saja terdengar jelas. Namun, begitu mengagetkan para anak bangsa sampai membangunkan para penghuni pendopo-pendopo Merah Putih dari berbagai daerah untuk melihat langsung BONTHAIN.

Ada apa...??? Kata yang tidak henti-hentinya dilontarkan seorang Ibu Reog Ponorogo.

Hari ini, para master-master Reog yang berpakaian Warok tersebut akan belajar banyak hal dari BONTHAIN. Mereka akan mengunjungi sejumlah area penting di BONTHAIN dan menimba ilmu dari para aktor dan produser yang ada di BONTHAIN, baik itu petani maupun pejabat dan pengusaha yang berperan aktif atas keberhasilan BONTHAIN dalam kurun waktu 5 tahun terakhir.

Fokus study mereka antara lain :
Semoga BONTHAIN dan PONOROGO dapat saling berbagi satu sama lain. Bukan hanya satu arah melainkan dua arah yang saling menguntungkan. Secara berkelanjutan dapat dituangkan ke dalam sebuah Kontrak Kerja Sama (Memorandum of Understanding) seperti halnya MoU antara BONTHAIN dengan beberapa daerah lainnya di Indonesia yang telah terjalin erat selama ini, antara lain :
  • Kabupaten Karangasem
  • Kabupaten Gunung Kidul
  • dll.
Reog belajar di Afdeling-1 Reog belajar di Afdeling-2 Reog belajar di Afdeling-3 Reog belajar di Afdeling-4 Reog belajar di Afdeling-5 Reog belajar di Afdeling-6 Reog belajar di Afdeling-7

Rhoma Irama Begadang

Rhoma Irama Begadang
Malam minggu takkan kelabu bila bisa menikmati semilirnya angin laut Seruni Beach Bonthain. AMBAE ke Bonthain, pijakkan kaki di Butta Toa dan nikmati beragam keindahan alam yang disajikan. Petik Strawberry di Muntea sambil menikmati indahnya landscape Gunung Lompobattang dan Gunung Loka. Masih di sekitar Loka, asah team work kalian di obyek wisata alam Loka Camp (Resort and Outbound) dan To Tangnga Camp (Resort and Outbound). Beranjak dari Loka, di sebelah barat dapat dijumpai Permandian Alam Air Terjun Bissappu, Permandian Alam Air Terjun Bantimurung. Sementara di wilayah timur, wisatawan dapat mengunjungi Permandian Alam Air Terjun Bialo dan Permandian Alam Eremerasa. Di wilayah pesisir, Bonthain menyajikan wisata pantai berupa Seruni Beach, Marina Beach dan Lamalaka Beach. Dan beragam obyek wisata lainnya, termasuk obyek wisata budaya dan seni mengingat Bonthain amat kaya dengan peninggalan sejarah di era kolonial Jepang dan Belanda sebagai daerah Afdeling.

Sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Bonthain ke-757, bung Rhoma turut hadir di Butta Toa ini guna mempersembahkan sajian hiburan musik dangdut fenomenal. Bung Rhoma yang terkenal lewat salah satu lirik lagunya Begadang, hari ini (Sabtu, 10 Desember 2011) akan menghibur publik Bonthain. Wawancara singkat yang dilakukan Admin Bonthain dengan pihak Panitia mengungkapkan bahwa Raja Dangdut dijadwalkan berada di Bonthain mulai tanggal 9-12 Desember 2011.

Mengawali kunjungannya di Bonthain, sehari sebelumnya (9 Desember 2011) H. Rhoma Irama melantunkan beberapa lirik lagunya di Kediaman Bupati Bonthain sebagai ucapan turut berbahagia atas usia Bonthain yang ke-757 tahun. Malam ini bertempat di Jl. Seruni Bonthain (Seruni Beach Bonthain), Konser Akbar bung Rhoma bersama Soneta Group dimulai pukul 19.00-24.00 Wita. Selanjutnya pelantun lagu Begadang ini akan menghibur para wisatawan di Marina Beach dan beberapa obyek wisata lainnya.

Selamat bermalam minggu para penghuni Bonthain bersama hadirnya bung Rhoma. Sore yang indah, Seruni Beach mulai ramai dikunjungi para penonton yang tidak sabar menyaksikan penampilan pujaannya. Tidak hanya kaum tua yang pernah jaya di era dangdut tempo dulu yang berdatangan. Kaum muda, baik adam dan hawa pun tidak mau ketinggalan meski di eranya lazim musik Pop dan Rock. Kehadiran Raja Dangdut di Bonthain dijadikan ajang pelepas dahaga. Mengingat Bonthain tidak setiap hari dapat menyaksikan penampilan bung Rhoma.

Penting diingat, tetap waspada dengan dompet dan kendaraan Anda selama menikmati sajian malam ini. Bilamana Anda pengunjung dari luar kota, mengingatkan bahwa area Konser berada di Seruni Beach Bonthain (lihat peta). Sementara jalur akses masuk menuju lokasi konser telah ditutup untuk pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat. Sehingga penting untuk diperhatikan, parkirlah kendaraan Anda pada lokasi yang aman. Terkhusus bagi kaum hawa, jangan mengundang hasrat kaum adam untuk berbuat yang tidak diinginkan dengan berpakaian yang pantas dan berkelakuan yang sewajarnya. Begadang boleh saja asalkan bersama bung Rhoma.


Rhoma Irama Begadang-1

Rhoma Irama Begadang-2

Rhoma Irama Begadang-3

Rhoma Irama Begadang-4

Rhoma Irama Begadang-5


Japan and Russian haven't Come to Colonize

Japan and Russia haven't Come to Colonize
Pemerintah Jepang melalui Ehime Toyota Motor Corporation menyerahkan bantuan dua unit Ambulance dan satu unit pemadam kebakaran (Damkar).

Penyerahan kendaraan bantuan tersebut dilakukan pada peringatan HUT ke-757 Kabupaten Bantaeng pada hari Rabu tanggal 7 Desember 2011 yang dipusatkan di Gedung Balai Kartini Bantaeng. Penyerahan dilakukan oleh Managing Director Ehime Toyota Jepang Tatsumi Takemoto kepada Bupati Bantaeng H. M. Nurdin Abdullah disaksikan Gubernur Sulawesi Selatan (H. Syahrul Yasin Limpo) dan sejumlah petinggi lainnya (baca : Bonthain Anniversary of 757).

Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan naskah kerja sama antara Pemda Kabupaten Bantaeng dengan Pemda Kabupaten Gunungkidul Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta serta Kabupaten Karangasem Propinsi Bali. Selain itu, juga dilakukan peresmian proyek Pembangunan Gedung Balai Kartini oleh Dinas PU dan Kimpraswil Kabupaten Bantaeng bernilai Rp 2,6 miliar, Pembangunan Gudang Pembibitan dan Rumah Jaga Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Bantaeng bernilai Rp 320 juta serta Pembangunan Stasiun Relay PT .Sulawesi Televisi Cemerlang senilai Rp 500 juta.

Proyek lainnya yang diresmikan adalah Pembangunan Pasar Rakyat Tradisional Percontohan Nasional Lambocca bernilai Rp 15 miliar dan Pembangunan Proyek Pasar Modern Marina Beach masing-masing berlokasi di Kecamatan Pa’jukukang. Kerja sama juga dilakukan antara Perusda Baji Minasa Kabupaten Bantaeng dengan pengusaha Rusia (PT. Rumput Laut Sulawesi) disaksikan Duta Besar Rusia dan sejumlah pejabat teras lainnya.

Bupati Bantaeng H. M. Nurdin Abdullah dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kerja sama ini semakin memperkokoh Kabupaten Bantaeng menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di bagian selatan Propinsi Sulawesi Selatan. Menurutnya, Pemda berkomitmen melakukan sinergi untuk kapasitas masing-masing guna mendorong ekonomi masyarakat, ujarnya seraya mengemukakan kinerja layanan publik yang terus dipacu.

Beliau kemudian menyebut kehadiran Sekolah Bertaraf Internasional yang sudah berjumlah dua unit. Sedangkan di bidang kesehatan, daerah ini berhasil meraih penghargaan Kabupaten Sehat Nasional. Keberhasilan tersebut berkat upaya pelayanan dasar melalui Poskesdes hingga ke Pos pembantu serta Brigade Siaga Bencana (BSB) Kabupaten Bantaeng. Kehadiran BSB berhasil menurunkan angka kematian ibu dan anak.

Karena itu, Bupati Bantaeng berterima kasih kepada Pemerintah Jepang yang telah memberikan bantuan hibah ambulance, mobil pemadam kebakaran dan fasilitas lainnya. Bupati menambahkan lagi, kini telah dibangun rumah sakit modern yang dimaksudkan mengatasi pelayanan kesehatan dan rujukan dari daerah lain. Sedangkan untuk mendorong perekonomian masyarakat, Pemda telah membangun 8 (delapan) unit pasar termasuk pasar bantuan Gubernur Sulawesi Selatan berupa Pasar Moderen Marina Beach serta Pasar Rakyat Tradisional Percontohan Nasional Lambocca.

Pada tingka desa, Pemda telah membentuk Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Sementara untuk membantu masyarakat kurang mampu, Pemda membangun sekitar 50-an unit rumah dalam bentuk swadaya. Sektor pertanian yang merupakan urat nadi kehidupan masyarakat juga terus dipacu dengan memanfaatkan teknologi, termasuk untuk pengembangan talas yang telah memiliki pasar jelas ke Jepang.

Sektor ini juga mendapat backup dari BPPT dengan membangun industri pupuk bernilai Rp 50 miliar. Demikian pula terhadap pengembangan Ikan Nila Gesit yang memanfaatkan lahan yang tidak produktif. Pemda juga menyiapkan fasilitas wisata pantai dan wisata agro pada wilayah pantai dan dataran tinggi untuk menunjang Visit South Sulawesi 2012, jelasnya.
Back To Top