Timeline Facebook

Timeline Facebook
Di akhir tahun 2011, Facebook kembali meluncurkan fitur baru yang akan memanjakan para Facebooker. Saat ini fitur tersebut masih dalam tahap uji coba. Sehingga belum semua User dapat menikmati secara langsung fitur yang disajikan. Tentu saja sebagian diantaranya sudah dapat mengaktifkannya pada profilnya. Hal ini ditandai dengan munculnya kotak dialog saat Login dimulai yang meminta User untuk mengaktifkan Timeline Facebook. Sementara bagi User lainnya masih harus ekstra bersabar sampai profilnya mendapat kesempatan yang sama dengan User lainnya. Meski demikian, Facebooker bisa saja mengambil jalan pintas dengan mengunjungi Pusat Bantuan Facebook. Dari sana klik tombol Get Timeline atau Dapatkan Kronologis. Selanjutnya profil lama agar segera berganti dengan tampilan profil baru yang lebih elegan layaknya Website/WebBlog pada umumnya yang terdiri dari Left SideBar, Main Wrapper, Right SideBar, Header dan Footer (maaf kalau salah membaginya).


Sobat Ambae.exe, masih ingat dengan postingan sebelumnya mengenai Cara Mengubah Tampilan Halaman Google pada Browser kalian. Facebook dengan fitur barunya bernama Timeline Facebook, memiliki kemiripan pasa salah satu fitur yang tertanam di dalamnya. Facebooker dapat memanfaatkan fitur tersebut untuk memasang sampul alias cover alias pembungkus pada profilenya.

Sebelum menerbitkan Kronologis, User diberi kesempatan sampai tanggal 31 Desember 2011 untuk melakukan pengeditan pada tampilan profilenya. Namun, bilamana sudah yakin dengan tampilan profile Anda, segera klik tombol Publish Now atau Terbitkan Sekarang. Maka secara otomatis, profile Anda kini akan dilihat oleh User lainnya dengan tampilan yang telah Anda sesuaikan mengikuti konsep fitur Timeline Facebook.

Timeline Facebook-1
Menambah sampul pada profile Anda, akan memberikan kesan lebih menarik dibandingkan dengan tampilan profile lama yang hanya menampilkan Foto Profil di halaman utama (Wall). Pada sisi kanan Foto Profil, klik tombol Add a Cover atau Tambahkan Sampul. Facebook memberi pilihan upload foto berupa foto baru atau foto yang sudah ada pada album profil Anda.

Perlu diperhatikan beberapa hal terkait dengan Sampul Profile Facebook yakni :
  1. Dimensi foto yang dipersyaratkan Facebook adalah lebar foto sebesar 720 pixels.
  2. Resolusi foto minimal 399 pixels.
  3. Berkenaan dengan tinggi foto, Facebook tidak menetapkan ukuran.
  4. Foto yang telah diupload dapat digeser posisinya sesuai keinginan dengan melakukan drag ke atas dan ke bawah sebelum perubahan disimpan dan ditampilkan.
  5. Dalam pemilihan foto, sebaiknya pilih foto dengan ruang bebas pada sudut kiri bawah minimal berdimensi 125px x 240px untuk menempatkan posisi Foto Profile pada tampilan halaman utama (Wall).
  6. Meski Facebook tidak menentukan ukuran tinggi foto, sebaiknya foto telah dipersiapkan dengan posisi yang pas sebelum diupload. Sehingga dapat meminimalkan pergeseran posisi foto dan memberikan kesan efektif pada sampul.
  7. Ambae.exe merekomendasikan foto berdimensi 469px x 720px dengan Resolusi 1000px seperti pada gambar di bawah ini. Gambar tersebut dapat Anda uji coba pada profile Anda. Bila memungkinkan, silakan dipakai pada profil Anda. Dan bila dirasakan tidak cocok, lakukan penggantian sampul ataupun Batalkan sebelum melakukan penyimpanan.

Timeline Facebook-2
Berbicara timeline, berarti terjadi pergeseran waktu di dalamnya. Foto, Status, Comment, Video dan Informasi lainnya pada profile Anda dapat dengan mudah ditampilkan dengan melakukan pemilihan waktu tertentu. Sehingga Anda tidak perlu menunggu lama. Anda dapat membaca/melihat informasi paling jadul sekalipun, serasa informasi tersebut munculnya kemarin sore. Tak kalah pentingnya diperhatikan bahwa dengan profile baru Facebook yang mengusung konsep Timeline, sadar atau pun tidak ternyata mempengaruhi kinerja profil yang semakin berat. Betapa tidak, dengan pergeseran yang terus terjadi, memungkinkan resource CPU dan Memory termakan habis untuk membaca dan membuka semua informasi yang ada.

Bila Anda menguji cobakan Timeline Facebook pada Netbook dengan spesifikasi standar, jangan heran bilamana dalam waktu relatif cepat Netbook Anda mengalami Trouble alis Hang alis Ngadat seketika. Maka, bilamana Anda berencana menggunakan Timeline Facebook sekarang, mungkin perlu Anda pertimbangkan lebih dahulu beberapa hal yang harus dipenuhi. Selain spesifikasi komputer, periksa pula koneksi Internet yang Anda pakai dengan kecepatan Bandwitdh yang mumpuni. Bila semua hal di atas telah terpenuhi dengan baik, apa salahnya bila Anda mencoba mengaktifkan Timeline Facebook. Terkecuali Facebook telah menerapkan fitur ini pada semua profile Facebooker secara permanen. Mau tidak mau, kita harus menerima kenyataan di atas.

Selamat berkreasi dengan sampul Facebook yang lebih keren dan menarik. Merry Christmas 2011 dan Happy New Year 2012 bagi sobat Blogger yang merayakannya. Salam Facebooker.

Rhoma Irama Begadang

Rhoma Irama Begadang
Malam minggu takkan kelabu bila bisa menikmati semilirnya angin laut Seruni Beach Bonthain. AMBAE ke Bonthain, pijakkan kaki di Butta Toa dan nikmati beragam keindahan alam yang disajikan. Petik Strawberry di Muntea sambil menikmati indahnya landscape Gunung Lompobattang dan Gunung Loka. Masih di sekitar Loka, asah team work kalian di obyek wisata alam Loka Camp (Resort and Outbound) dan To Tangnga Camp (Resort and Outbound). Beranjak dari Loka, di sebelah barat dapat dijumpai Permandian Alam Air Terjun Bissappu, Permandian Alam Air Terjun Bantimurung. Sementara di wilayah timur, wisatawan dapat mengunjungi Permandian Alam Air Terjun Bialo dan Permandian Alam Eremerasa. Di wilayah pesisir, Bonthain menyajikan wisata pantai berupa Seruni Beach, Marina Beach dan Lamalaka Beach. Dan beragam obyek wisata lainnya, termasuk obyek wisata budaya dan seni mengingat Bonthain amat kaya dengan peninggalan sejarah di era kolonial Jepang dan Belanda sebagai daerah Afdeling.

Sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Bonthain ke-757, bung Rhoma turut hadir di Butta Toa ini guna mempersembahkan sajian hiburan musik dangdut fenomenal. Bung Rhoma yang terkenal lewat salah satu lirik lagunya Begadang, hari ini (Sabtu, 10 Desember 2011) akan menghibur publik Bonthain. Wawancara singkat yang dilakukan Admin Bonthain dengan pihak Panitia mengungkapkan bahwa Raja Dangdut dijadwalkan berada di Bonthain mulai tanggal 9-12 Desember 2011.

Mengawali kunjungannya di Bonthain, sehari sebelumnya (9 Desember 2011) H. Rhoma Irama melantunkan beberapa lirik lagunya di Kediaman Bupati Bonthain sebagai ucapan turut berbahagia atas usia Bonthain yang ke-757 tahun. Malam ini bertempat di Jl. Seruni Bonthain (Seruni Beach Bonthain), Konser Akbar bung Rhoma bersama Soneta Group dimulai pukul 19.00-24.00 Wita. Selanjutnya pelantun lagu Begadang ini akan menghibur para wisatawan di Marina Beach dan beberapa obyek wisata lainnya.

Selamat bermalam minggu para penghuni Bonthain bersama hadirnya bung Rhoma. Sore yang indah, Seruni Beach mulai ramai dikunjungi para penonton yang tidak sabar menyaksikan penampilan pujaannya. Tidak hanya kaum tua yang pernah jaya di era dangdut tempo dulu yang berdatangan. Kaum muda, baik adam dan hawa pun tidak mau ketinggalan meski di eranya lazim musik Pop dan Rock. Kehadiran Raja Dangdut di Bonthain dijadikan ajang pelepas dahaga. Mengingat Bonthain tidak setiap hari dapat menyaksikan penampilan bung Rhoma.

Penting diingat, tetap waspada dengan dompet dan kendaraan Anda selama menikmati sajian malam ini. Bilamana Anda pengunjung dari luar kota, mengingatkan bahwa area Konser berada di Seruni Beach Bonthain (lihat peta). Sementara jalur akses masuk menuju lokasi konser telah ditutup untuk pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat. Sehingga penting untuk diperhatikan, parkirlah kendaraan Anda pada lokasi yang aman. Terkhusus bagi kaum hawa, jangan mengundang hasrat kaum adam untuk berbuat yang tidak diinginkan dengan berpakaian yang pantas dan berkelakuan yang sewajarnya. Begadang boleh saja asalkan bersama bung Rhoma.


Rhoma Irama Begadang-1

Rhoma Irama Begadang-2

Rhoma Irama Begadang-3

Rhoma Irama Begadang-4

Rhoma Irama Begadang-5


Japan and Russian haven't Come to Colonize

Japan and Russia haven't Come to Colonize
Pemerintah Jepang melalui Ehime Toyota Motor Corporation menyerahkan bantuan dua unit Ambulance dan satu unit pemadam kebakaran (Damkar).

Penyerahan kendaraan bantuan tersebut dilakukan pada peringatan HUT ke-757 Kabupaten Bantaeng pada hari Rabu tanggal 7 Desember 2011 yang dipusatkan di Gedung Balai Kartini Bantaeng. Penyerahan dilakukan oleh Managing Director Ehime Toyota Jepang Tatsumi Takemoto kepada Bupati Bantaeng H. M. Nurdin Abdullah disaksikan Gubernur Sulawesi Selatan (H. Syahrul Yasin Limpo) dan sejumlah petinggi lainnya (baca : Bonthain Anniversary of 757).

Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan naskah kerja sama antara Pemda Kabupaten Bantaeng dengan Pemda Kabupaten Gunungkidul Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta serta Kabupaten Karangasem Propinsi Bali. Selain itu, juga dilakukan peresmian proyek Pembangunan Gedung Balai Kartini oleh Dinas PU dan Kimpraswil Kabupaten Bantaeng bernilai Rp 2,6 miliar, Pembangunan Gudang Pembibitan dan Rumah Jaga Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Bantaeng bernilai Rp 320 juta serta Pembangunan Stasiun Relay PT .Sulawesi Televisi Cemerlang senilai Rp 500 juta.

Proyek lainnya yang diresmikan adalah Pembangunan Pasar Rakyat Tradisional Percontohan Nasional Lambocca bernilai Rp 15 miliar dan Pembangunan Proyek Pasar Modern Marina Beach masing-masing berlokasi di Kecamatan Pa’jukukang. Kerja sama juga dilakukan antara Perusda Baji Minasa Kabupaten Bantaeng dengan pengusaha Rusia (PT. Rumput Laut Sulawesi) disaksikan Duta Besar Rusia dan sejumlah pejabat teras lainnya.

Bupati Bantaeng H. M. Nurdin Abdullah dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kerja sama ini semakin memperkokoh Kabupaten Bantaeng menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di bagian selatan Propinsi Sulawesi Selatan. Menurutnya, Pemda berkomitmen melakukan sinergi untuk kapasitas masing-masing guna mendorong ekonomi masyarakat, ujarnya seraya mengemukakan kinerja layanan publik yang terus dipacu.

Beliau kemudian menyebut kehadiran Sekolah Bertaraf Internasional yang sudah berjumlah dua unit. Sedangkan di bidang kesehatan, daerah ini berhasil meraih penghargaan Kabupaten Sehat Nasional. Keberhasilan tersebut berkat upaya pelayanan dasar melalui Poskesdes hingga ke Pos pembantu serta Brigade Siaga Bencana (BSB) Kabupaten Bantaeng. Kehadiran BSB berhasil menurunkan angka kematian ibu dan anak.

Karena itu, Bupati Bantaeng berterima kasih kepada Pemerintah Jepang yang telah memberikan bantuan hibah ambulance, mobil pemadam kebakaran dan fasilitas lainnya. Bupati menambahkan lagi, kini telah dibangun rumah sakit modern yang dimaksudkan mengatasi pelayanan kesehatan dan rujukan dari daerah lain. Sedangkan untuk mendorong perekonomian masyarakat, Pemda telah membangun 8 (delapan) unit pasar termasuk pasar bantuan Gubernur Sulawesi Selatan berupa Pasar Moderen Marina Beach serta Pasar Rakyat Tradisional Percontohan Nasional Lambocca.

Pada tingka desa, Pemda telah membentuk Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Sementara untuk membantu masyarakat kurang mampu, Pemda membangun sekitar 50-an unit rumah dalam bentuk swadaya. Sektor pertanian yang merupakan urat nadi kehidupan masyarakat juga terus dipacu dengan memanfaatkan teknologi, termasuk untuk pengembangan talas yang telah memiliki pasar jelas ke Jepang.

Sektor ini juga mendapat backup dari BPPT dengan membangun industri pupuk bernilai Rp 50 miliar. Demikian pula terhadap pengembangan Ikan Nila Gesit yang memanfaatkan lahan yang tidak produktif. Pemda juga menyiapkan fasilitas wisata pantai dan wisata agro pada wilayah pantai dan dataran tinggi untuk menunjang Visit South Sulawesi 2012, jelasnya.

Bonthain Anniversary of 757

 Bonthain Anniversary of 757
Beberapa pekan terakhir, publik Bonthain dipertontonkan dengan berbagai event antara lain berupa pertandingan dan perlombaan beberapa cabang olah raga yang diperuntukkan bagi kalangan pelajar, pegawai negeri/swasta maupun masyarakat umum. Penggiat seni dan budaya pun tidak mau ketinggalan ambil bagian dengan menyelenggarakan Pentas/Pagelaran Seni dan Budaya, Lomba Menyanyi, Lomba Qasidah dan sebagainya. Masyarakat amat antusias mengikuti event-event tersebut guna menyemarakkan Hari Jadi Bonthain ke-757 tahun.

Menyongsong awal tahun 2012, Bonthain semakin memperlihatkan kebolehannya di mata dunia. Tahun demi tahun, Bonthain hanya dipandang sebelah mata. Kini Bonthain patut diperhitungkan sebagai salah satu pilar bangsa, khususnya di wilayah selatan-selatan Propinsi Sulawesi Selatan.

Ganjil tapi tidak janggal. Posisinya yang amat strategis, memacu Pemerintah Bonthain untuk terus membangun demi kemajuan Bonthain di masa mendatang. Sekilas bila kita melihat peta Sulawesi, Bonthain atau Kabupaten Bantaeng yang berjuluk Butta Toa ini berada di kaki kanan Pulau Sulawesi. Dapat diasumsikan bahwa Bonthain sudah selayaknya menjadi penopang Sulawesi, khususnya Sulawesi Selatan. Hal inilah yang menggugah hati para pengambil kebijakan di daerah ini untuk menjadikan Bonthain sebagai salah pilar bangsa yang harus diperhitungkan keberadaannya dan potensinya, baik di mata Indonesia maupun di mata dunia.

Peringatan Hari Jadi Bonthain ke-757 selayaknya bukan sekedar seremonial semata. Jadikanlah perayaan ini sebagai momentum untuk terus bangkit dari keterpurukan yang kita alami selama ini. Bupati Bonthain (Prof. DR. Ir. H. M. NURDIN ABDULLAH, M.Agr) menambahkan “Janganlah sesekali kita berpangku tangan dan hanya melihat Bonthain ini kembali terpuruk lebih dalam. Apa yang kita nikmati saat ini, bukanlah sebuah akhir dari segalanya. Tetapi ini baru awal dari sebuah perjuangan panjang yang membutuhkan kemauan keras, semangat dan etos kerja yang tinggi serta dukungan dari semua pihak baik Pemerintah maupun masyarakat. Dalam Bahasa Makassar, Bupati Bonthain (H. M. Nurdin Abdullah) yang enggan disebutkan titel/gelar yang melekat pada dirinya menyampaikan, “AMBAE siana’ku ngaseng, Kibaungi pa’rasanganta anne. Sipakainga ki, na ki assiri’-siri’. Nasaba’ punna teai ikatte, inai pale’. Punna teai kamma-kamma anne, siapanna pi pale’. Kibaungi Bonthain ta, nasaba’ Bonthain ta ikatte ngaseng pata.” (Translate : MARI/AYO saudaraku semua, kita bangun daerah kita ini. Saling mengingatkan dan merasa malulah. Karena jika bukan kita semua, siapa lagi. Jika bukan sekarang, kapan lagi. Bangunlah Bonthain karena Bonthain adalah milik kita semua).

Singsingkan lengan baju dan bekerjalah, saatnya berkarya bukan hanya mengkritisi apa yang sudah ada. Kritis boleh saja, tetapi jangan lalai untuk tetap berkreasi. Secara singkat Admin mendeskripsikan statement yang disampaikan petinggi Bonthain tersebut dalam sambutannya di Gedung Balai Kartini, Jl. Kartini Bantaeng pada hari Rabu tanggal 7 Desember 2011.

Pada puncak perayaan Hari Jadi Bonthain ke-757 ini, turut hadir Duta Besar Rusia untuk Indonesia (H. E. Mr. A. Ivanov), Duta Besar Jepang untuk Indonesia (Yoshinori Kantori), Menteri Perdagangan (Jero Wacik), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (DR. Mari Eka Pangestu), Managing Director Ehime Toyota Jepang (Tatsumi Takemoto), Presiden Direktur PT. Maruki Internasional Indonesia (Mr. Yukihiro Kitagawa), Gubernur Sulawesi Selatan (H. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si, M.H.), Bupati Bonthain (Prof. DR. Ir. H. M. Nurdin Abdullah, M.Agr) dan Wakil Bupati Bonthain (Drs. H. A. Asli Mustadjab), Unsur Muspida, Bupati Gowa-Porpinsi Sulawesi Selatan (H. Ichsan Yasin Limpo, SH), Bupati Gunungkidul-Propinsi D.I. Yogyakarta (Hj. Badingah, S.Sos), Bupati Karangasem-Propinsi Bali (I Wayan Geredeg, SH), Wakil Bupati Bulukumba-Porpinsi Sulawesi Selatan (Syamsuddin, SH) dan beberapa pejabat tinggi lainnya dari dalam dan luar daerah Bonthain.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Selatan mengingatkan agar Pemerintah Bonthain membuka ruang seluas-luasnya kepada pelaku ekonomi dan bisnis untuk terus menanamkan modalnya di Butta Toa tercinta ini. Pemerintahan yang berwibawa dan dicintai masyarakatnya, akan merangsang animo masyarakat untuk ikut mencintai daerahnya. Pertumbuhan ekonomi di Bonthain patut diperhitungkan, menurutnya. Propinsi Sulawesi Selatan bukanlah apa-apa tanpa dukungan perkembangan tiap daerah di dalam wilayahnya, Bonthain salah satunya.

Dengan tetap mempertahankan jati dirinya sebagai daerah Pemangku Adat “sampulo angrua” (dua belas). Bonthain sudah selayaknya menyokong pembangunan di segala bidang sebagai sumbangsih terbesar terhadap Propinsi Sulawesi Selatan dan Indonesia pada umumnya.

SELAMAT HARI JADI BONTHAIN ke-757 (07 Desember 2011)


 Bonthain Anniversary of 757-1

 Bonthain Anniversary of 757-2

 Bonthain Anniversary of 757-3

 Bonthain Anniversary of 757-4

 Bonthain Anniversary of 757-5


ABG Kotori Masjid

Sisa Lebaran
Tidak salah bilamana sebagian besar kalangan mengasumsikan bahwa bumi ini semakin menua. Seiring perkembangan zaman yang semakkin maju dibarengi dengan teknologi yang terus dipacu dan telah merambah segala sisi dunia. Teknologi telah menyentuh segala aspek kehidupan termasuk dunia anak. Kehadirannya mampu menghipnotis obyek apapun yang ditemuinya. Sekali terhipnotis, terkadang bisa larut ke dalamnya dengan segala bujuk rayu dan gombalnya.

Bonthain tidak terlepas dari sentuhan teknologi yang berkembang. Secara mendasar kehadiran teknologi merupakan faktor penting dalam mencapai keberhasilan yang cemerlang. Di lain sisi, tidak dapat dipungkiri pula bahwa teknologi dan segala aspek lainnya memberi dampak negatif terhadap kondisi sosial kemasyarakatan.

Tepatnya pukul 03:40 Wita dini hari (Sabtu, 03 Deesember 2011), Satuan Pengamanan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bantaeng merazia beberapa lokasi yang disinyalir kerap meresahkan masyarakat. Kali ini Pol. PP menangkap pasangan di luar nikah yang sedang melakukan aktifitas tidak senonoh. Dua orang pemuda belia dan empat orang pemudi belia diamankan dari TKP untuk selanjutnya diinterogasi dan diberikan pembinaan lebih lanjut oleh Pol. PP.

Kedua pemuda masing-masing berinisial :Madya
  • BU (asal : Kampung Cabodo, Jl. Pahlawan Bantaeng)
  • TO (asal : Pa’bineang, Jl. Mangga Bantaeng)
Sementara keempat pemudi masing-masing berinisial :Madya
  • RS (asal : Kampung Tangnga-tangnga, Jl. Hambali Bantaeng)
  • RA (asal : Kampung Cabodo, Jl. Pahlawan Bantaeng)
  • SE (asal : Kampung Khayangan, Jl. keGaregea Bantaeng)
  • MI (asal : Kampung Borong Kalukua, Jl. Mawar Bantaeng)
Keenam orang tersebut ditangkap di sebuah lokasi yang selama ini dicurigai menjadi tempat maksiat dengan berkedok nama dan lokasi yang bersih yakni Pondok Madinah (Kompleks Masjid Tappaanjeng, Jl. Seruni Bantaeng). Informasi yang berhasil dihimpun dari masyarakat sekitar TKP mengungkapkan bahwa Pondok Madinah kerap dijadikan tempat kumpul kebo' selama ini. Namun, sebelum kejadian semalam belum ada bukti yang kuat yang dapat membenarkan dugaan kami selama ini, ungkap salah seorang warga yang tidak ingin disebut namanya.

Polisi Pamong Praja menandai salah seorang dari keempat pemudi yang ditangkap. Pemudi berinisial RA tersebut telah berulang kali ditangkap dengan dugaan perbuatan serupa. Sedangkan kedua pemuda berinisial BU dan TO dimaksud merupakan siswa SMK Negeri 3 Tompobulu yang saat ini masih berstatus Pelajar Aktif.

Perbuatan mereka telah mencoreng nama baik pribadinya dan keluarganya. Bahkan lebih jauh lagi, telah mencoreng nama baik Pondok Madinah, Masjid Tappanjeng dan Bonthain pada umumnya. ABG berusia belasan tahun ini telah meresahkan masyarakat dengan segala perbuatannya. Semoga kedua orang tua mereka dapat lebih bijak menyikapi perilaku anaknya. Dengan harapan, si anak dapat lebih sadar dan tidak melakukan hal serupa di masa mendatang.

Pihak Pol. PP sendiri melakukan beberapa tahapan sesuai prosedur yang ditentukan. Hal pertama berupa penangkapan untuk diamankan di Kantor Satpol. PP agar masyarakat tidak bebas main hakim sendiri. Selanjutnya, mereka (pelaku) akan dipertemukan dengan kedua orang tuanya masing-masing. Langkah terakhir dapat ditempuh Pol. PP dengan mengirim para pelaku tersebut ke Pusat Rehabilitasi Anak Mattiro Deceng di Makassar.


ABG Kotori Masjid-1

ABG Kotori Masjid-2

ABG Kotori Masjid-3

ABG Kotori Masjid-4


Back To Top