Wali feat BGallery Gebrak BONTHAIN

Wali feat BGallery Gebrak BONTHAIN
Lagi-lagi masyarakat BONTHAIN dapat menikmati akhir pekan yang ceria bersama Wali Band yang akan menggebrak BONTHAIN pada hari Minggu tanggal 16 Desember 2012 esok. Jelang penampilannya, H. M. Nurdin Abdullah (Bupati Bantaeng) meninjau kesiapan Panitia Pelaksana untuk dalam rangka pagelaran musik tersebut. Bersama dengan sejumlah pejabat teras lingkup Kabupaten Bantaeng, The Doctor mengecek langsung segala peralatan pendukung. Beliau berharap sore hari ini, pannggung telah rampung dipasang beserta Lighting dan Sound System, demikian diungkapkan di Pantai Seruni BONTHAIN pagi ini (Red. : 15 Desember 2012).

Kondisi lapangan di sekitar panggung utama terlihat becek akibat hujan yang mengguyur BONTHAIN tadi malam. Hal ini tentu patut mendapat perhatian penuh agar penonton dapat maksimal menikmati penampilan Wali Band. Sementara di lokasi tersebut, Anggota Pemadam Kebakaran Kabupaten Bantaeng telah melakukan upaya dengan menyedot air dari lapangan untuk dibuang ke laut. Namun, H. M. Nurdin Abdullah mengharapkan kepada Arsyad Borahima (Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Kimpraswil Kabupaten Bantaeng) agar mengambil langkah berikutnya untuk menyelesaikan masalah yang kerap terjadi yang diakibatkan hujan. Dalam penuturannya, Kadis PUK akan segera memobilisasi Sirtu/Pasir pada sejumlah sisi lapangan agar air tidak tergenang lagi. Bahkan, saluran pembuangan akan diperluas dan ditambah agar sirkulasi air dapat mengalir dengan cepat, tambahnya.

Kepala Bapedalda Kabupaten Bantaeng yang dimintai keterangannya mengemukakan bahwa kehadiran Anggota Damkar sebagai upaya reaksi cepat dalam menyelesaikan masalah yang sifatnya mendadak dan harus rampung dalam waktu yang relatif singkat. Olehnya itu, kami segera menerjunkan Anggota Damkar sebagai salah satu bagian yang berada di bawah naungan Brigade Siaga Bencana (BSB) BONTAIN yang menjadi tanggung jawab dari Bapedalda Kabupaten Bantaeng. Kami berharap, air yang tergenang di lapangan ini dapat selesai disedot secara keseluruhan hingga siang hari ini, Insya Allah.

H. M. Nurdin Abdullah kembali mengemukakan bahwa Wali Band akan hadir di BONTHAIN esok, tepatnya tanggal 16 Desember 2012. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan sebelumnya dalam rangka memperingati dan memeriahkan Hari Jadi BONTHAIN ke-758 yang jatuh pada tanggal 7 Desember 2012. Kedatangan Wali Band esok, jangan dianggap sebagai sebuah pemborosan anggaran APBD. BONTHAIN tidak mampu membiayai setiap kegiatan kalau hanya mengacu pada APBD yang ada. Meski cukup, aturan yang ada tidak membenarkan kegiatan seperti ini untuk dianggarkan di APBD. Lalu seperti apa langkah Pemerintah Kabupaten Bantaeng untuk mendatangkan Wali Band. Banyak hal dapat dilakukan, tentunya kerja sama dengan berbagai pihak diperlukan. Sama halnya untuk mendatangkan mobil Pemadam Kebakaran yang harganya Trilyunan Rupiah per-unitnya. Pemerintah melakukan terus pendekatan kerja sama berbagai bidang dengan negeri Tirai Bambu melalui konsep Sister City.

Tim BONTHAIN berharap, masyarakat dapat terhibur dengan hadirnya Wali Band. Upaya Pemerintah menyediakan hiburan berskala nasional, kiranya dapat merangsang pertumbuhan ekonomi di BONTHAIN. Peredaran uang akan semakin meningkat yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Wali feat BGallery Gebrak BONTHAIN-1 Wali feat BGallery Gebrak BONTHAIN-2 Wali feat BGallery Gebrak BONTHAIN-3 Wali feat BGallery Gebrak BONTHAIN-4

Menristek pamitan kepada Nurdin Abdullah

Menristek pamitan kepada Nurdin Abdullah
Kendaraan purwarupa capung siap menanti penumpangnya di sebuah Helipad berlokasi di Lapangan Lompobattang Bantaeng. Rombongan dari Jakarta ini siap berpamitan untuk bertolak menuju Makassar, setelah sehari sebelumnya menghadiri Perayaan Hari Jadi BONTHAIN ke-758 (Red. : 7 Desember 2012). Menristek bersama rombongan diantar oleh Bapak H. M. Nurdin Abdullah (Bupati Bantaeng) dan Ibu Lies Fachruddin (Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng).

Meriah dan membanggakan bagi masyarakat BONTHAIN, mengingat setiap kegiatan yang berlangsung di kota ini selalu dihadiri oleh Pejabat Negara dan Pejabat Luar Negeri. Demikian halnya Hari Jadi BONTHAIN yang dirangkaikan dengan Bantaeng Ekonomi EXPO (BEE) 2012, yang mana pada sesi Pembukaan tanggal 1 Desember 2012 yang lalu dihadiri oleh H. Syahrul Yasin Limpo (Gubernur Sulawesi Selatan).

Prof. Dr .Ir .H. Gusti Muhammad Hatta, MS (Menteri Negara Riset dan Teknologi Republik Indonesia) memuji BONTHAIN dengan sejumlah keberhasilan yang ditunjukkannya selama ini. BONTHAIN butuh pemimpin yang patut jadi panutan bagi masyarakatnya. Pemimpin yang berdedikasi tinggi dan penuh semangat untuk membangun dengan mengedepankan kesejahteraan. Pak Nurdin layak mendapat acungan jempol, saya saja sebagai tamu di kota ini amat salut apalagi masyarakat yang menetap dan merasakan manfaat BONTHAIN. Demikian penuturan Menristek kepada Tim BONTHAIN sebelum memasuki ruang Helikopter pagi ini (Red. : 07:39 Wita).

Sementara H. Agus Arifin Nu'mang (Wakil Gubernur Sulawesi Selatan) pada puncak perayaan Hari Jadi Bantaeng di Balai Kartini kemarin, menuturkan bahwa BONTHAIN jangan dipandang sebelah mata dan jangan dianggap remeh. Uang yang beredar di kota ini amatlah besar dalam tiap harinya. Sejumlah investor telah menanamkan investasinya, bahkan investor lainnya siap ikut ambil bagian dalam memajukan BONTHAIN. Hal ini seharusnya menjadi cambuk bagi daerah lainnya agar mencontoh Nurdin Abdullah sebagai aset Sulawesi Selatan dari BONTHAIN.

Pada perayaan tersebut, hadir pula investor dari Jepang, Arab Saudi dan India serta H. Bahar Ngitung (Anggota DPD RI) dan Prof. DR. H. A. Amiruddin (Mantan Gubernur Sulawesi Selatan). Ketiga investor dimaksud telah siap memajukan BONTHAIN melalui kerja sama berbagai bidang yakni Pertambangan, Peternakan, Pembangkit Energi Listrik Tenaga Hidromikro dan Pertanian.

Gusti Muhammad Hatta menitip pesan kepada Nurdin Abdullah, "Jangan menyerah hanya karena angin kecil bertiup, badai yang datang pun patut dihadapi". Selamat Hari Jadi BONTHAIN ke-758 dan terima kasih atas keramah tamahannya, tuturnya sebelum Helikopter berangkat menuju Makassar.

Hari Jadi BONTHAIN 758

Hari Jadi BONTHAIN 758
Segar nan cantik mengembang kala Bunga Desember memekarkan dirinya. Warnanya merah menandakan keberaniannya, bangkit dari tidurnya selama 11 (sebelas) bulan untuk mengawal kehidupan di Bulan Desember. Bertahun-tahun berlalu, BONTHAIN berada dalam masa tidur. Meski sesekali terjaga, namun kantuknya tetap menghantui dirinya untuk terus melanjutkan tidurnya. Namun, kini BONTHAIN meninggalkan sifat malasnya dan bangun dari tidur panjangnya selama ini.

Pembangunan terus dijalankan hingga ke pelosok BONTHAIN pada tiap sektor dengan tetap mengacu pada pemerataan masing-masing cluster yang terdiri dari Lautan, Dataran Rendah dan Dataran Tinggi. Pepatah BONTHAIN mengungkapkan bahwa BONTHAIN diibaratkan tubuh manusia. Kepalanya berada pada sisi Utara dengan hadirnya Dataran Tinggi membentang pada Gunung Lompobattang. Sementara badannya dipenuhi dengan areal perkebunan, persawahan, perikanan darat dan sebagainya. Dan kakinya menjulur panjang ke arah Selatan dengan menghadirkan biota laut yang beraneka ragam, antara lain ikan, udang dan rumput laut.

Pemerintahan H. M. Nurdin Abdullah telah berlangsung selama 5 (lima) tahun sejak ditetapkan sebagai Bupati Bantaeng pada tanggal 8 Agustus 2008 silam. Selama kurun waktu tersebut, Bupati yang kerap dipanggil The Doctor telah membawa BONTHAIN ke arah yang semakin membaik. Sarana dan prasarana pendukung telah tersedia dan semakin bertambah. Dengan sendirinya hal ini menyulap kota yang dulunya suram menjadi gemerlap. Akibatnya, peredaran ekonomi semakin meningkat dengan hadirnya para investor, baik dari dalam maupun luar negeri untuk menanamkan modalnya.

Hari Jadi Bantaeng yang jatuh pada hari ini, Jum'at tanggal 7 Desember 2012 begitu semarak. Segenap elemen yang ada di BONTHAIN menampilkan hasil pembangunan selama 5 tahun terakhir melalui Parade/Devile. Tidak hanya itu, sejak tanggal 1 sampai 7 Desember 2012 telah berlangsung Pameran Pembangunan berjuluk Bantaeng Ekonomi EXPO (BEE) 2012. Pameran tersebut digelar dengan tujuan utama untuk menampikan sejumlah program 5 tahunan yang telah ditelorkan. Disamping itu, dimanfaatkan pula sebagai media publikasi untuk menggaet para investor lainnya untuk datang berinvestasi ke BONTHAIN.

Hari Jadi BONTHAIN 758-1 Hari Jadi BONTHAIN 758-2 Hari Jadi BONTHAIN 758-3 Hari Jadi BONTHAIN 758-4 Hari Jadi BONTHAIN 758-5

BONTHAIN Tuan Rumah HUT ke-67 TNI

BONTHAIN Tuan Rumah HUT ke-67 TNI
Patut disyukuri, bahkan mungkin bisa menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh masyarakat Bonthain dengan kehadiran ribuan tentara, yang memadati kota yang amat kecil di Selatan-selatan Propinsi Sulawesi Selatan berjuluk Butta Toa ini. Kebangaan ini benar-benar dirasakan mendalam oleh masyarakat dan segenap pihak. Seorang siswi yang disodori pertanyaan oleh Pangdam VII Wirabuana (Mayjen TNI Muhamad Nizam) mengungkapkan kegembiraannya “Saya sangat senang pak, banyak tentara yang lalu lalang di jalanan. Banyak juga mobil tentara seperti tank dan senjata yang besar. Waktu kemarin pak, saya diberi kesempatan untuk memegangnya dan berfoto memakai senjata. Senangku pak.” Demikian dituturkan siswi tersebut kepada Pangdam dengan dibalas gelak tawa Pangdam bersama para Danrem dan Dandim se-Kodam VII Wirabuana serta Bapak Bupati Bantaeng beserta jajarannya pada Defile sore hari ini (Red. : 5 Oktober 2012). Perayaan HUT TNI yang ke-67 tahun 2012 kali ini amar berbeda dari biasanya. Pelaksanaannya dipusatkan di Kabupaten Bantaeng. Hal ini berarti bahwa untuk pertama kalinya HUT TNI dilaksanakan di luar Kota Makassar. Tentunya banyak pertimbangan yang meyakinkan seorang Mayor Jenderal untuk merayakan Hari Kebesaran TNI di luar Markas Kodam VII Wirabuana. Betapa tidak, untuk kali pertamanya ini justru dilaksanakan di wilayah Kodim 1410 yang dibawahi oleh Korem 141 Toddopuli Watampone. Banyak pertanyaan seharusnya terjawab atas pelaksanaan perayaan ini. Namun, yang terpikir di benak kita semua bahwa tidaklah semudah melaksanakan HUT TNI di luar MABES tanpa alasan yang tepat khususnya terkait dengan keamanan. Danrem 141 Toddopuli Watampone (Kolonel Inf. Afanti S. Uloli) dipercaya sebagai Ketua Umum Panitia Pelaksana dalam menyukseskan HUT ke-67 TNI yang dipusatkan di Kabupaten Bantaeng. Sementara Danrem 142 Tatag Pare-pare (Kolonel Inf. Syaharuddin) dipercaya sebagai Ketua Panitia Pameran TNI yang menampilkan berbagai persenjataan ringan dan berat dari Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara. Disamping itu, pameran dimeriahkan pula dengan kehadiran stand-stand dari beberapa instansi terkait, yakni Polda Sulawesi Selatan, Telkomsel, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bantaeng serta Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng yang menampilkan berbagai kerajinan tangan dan produk insdutri mikro, kecil dan menengah. Dalam pameran yang dilaksanakan di Lapangan Bawakaraeng (Jl. Raya Lanto/depan Rumah Jabatan Bupati Bantaeng), masyarakat disuguhkan Sembako, Pakaian Bekas (Cakar) dan Cinderamata dengan harga yang relatif terjangkau. Khusus untuk bahan Sembako, hanya masyarakat yang memiliki Kupon Pembelian yang dapat berbelanja di lokasi pameran. Sedangkan pada stand Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara, masyarakat dapat berfoto sambil memegang ataupun mengenakan senjata dan perlengkapan lainnya di bawah pengawasan para prajurit bersangkutan yang berjaga di tiap stand selama pameran berlangsung. Di tempat terpisah, tepatnya di Kawasan Reklamasi Pantai Seruni Bantaeng (The New Bantaeng in Seruni Beach Bonthain), sejak pagi berlangsung Upacara Parade pada puncak perayaan Dirgahayu HUT ke-67 TNI yang dipusatkan di Bonthain yang berjuluk Afdeling di masa Kolonialisme silam. Dalam rangkaian upacara tersebut, Nizam bertindak sebagai Pembina Upacara dengan dihadiri para Bupati Bantaeng (H. M. Nurdin Abdullah) dan para Danrem, Dandim, Danyon beserta seluruh jajaran Komando Satuan Pelaksana Kodam VII/Wirabuana yg terdiri dari :
- Korem 131/Santiago di Manado, terdiri dari :
  • Kodim 1301/Satal
  • Kodim 1302/Minahasa
  • Kodim 1303/Bolmong
  • Kodim 1304/Gorontalo
  • Kodim 1309/Manado
  • Kodim 1310/Bitung
  • Yonif 712/Wiratama
  • Yonif 713/Satyatama
- Korem 132/Tadaluko di Palu, terdiri dari :
  • Kodim 1305/Boul Toli-Toli
  • Kodim 1306/Donggala
  • Kodim 1307/Poso
  • Kodim 1308/Luwuk Banggai
  • Yonif 711/Raksatama
  • Yonif 714/Sintu Maroso
- Korem 141/Toddo Puli di Watampone, terdiri dari :
  • Kodim 1406/Wajo
  • Kodim 1407/Bone
  • Kodim 1409/Gowa
  • Kodim 1410/Bantaeng
  • Kodim 1411/Bulukumba
  • Kodim 1415/Selayar
  • Kodim 1422/Maros
  • Kodim 1423/Soppeng
  • Kodim 1424/Sinjai
  • Kodim 1425/Jeneponto
  • Kodim 1426/Takalar
  • Yonif Ter 726/Tamalatea
- Korem 142/TTG berkedudukan di Pare-pare, terdiri dari :
  • Kodim 1401/Majene berkedudukan di Majene
  • Kodim 1402/Polmas berkedudukan di Polewali
  • Kodim 1403/Luwu berkedudukan di Palopo
  • Kodim 1404/Pinrang berkedudukan di Pinrang
  • Kodim 1405/Parepare berkedudukan di Parepare
  • Kodim 1414/Tator berkedudukan di Tator
  • Kodim 1418/Mamaju berkedudukan di Mamuju
  • Kodim 1419/Enrekang berkedudukan di Enrekang
  • Kodim 1420/Sidrap berkedudukan di Sidenreng
  • Kodim 1421/Pangkep berkedudukan di Pangkajene
  • Yonif Ter/721 berkedudukan di Benteng Pinrang
- Korem 143/Haluleo di Kendari, terdiri dari :
  • Kodim 1412/Kolaka
  • Kodim 1413/Buton
  • Kodim 1416/Muna
  • Kodim 1417/Kendari
  • Yonif 725/Woroagi
- Resimen Induk Militer Kodam VII/Wirabuana
- Batalyon, terdiri dari :
  • Yonif 700/Raider
  • Yon Kavaleri 10/Serbu
  • Yon Armed 6-76/Tamarunang
  • Yon Zipur 8/Sakti Mandraguna
  • Satuan Baterai Arhanudri 141/BS
  • Yonif 721/Makkasau
  • Yonif 725/Waroagi
  • Yonif 713/Setyatama
  • Yonif 726/Tamalatea
  • Yonif 712/Wiratama
Masyarakat semakin senang dengan pertunjukan/demonstrasi yang dilakukan oleh para kerabat hijau (prajurit TNI) berupa :
  • Simulasi persenjataan.
  • Operasi Penyelamatan Sandera oleh pasukan Raider.
  • Penerjunan oleh puluhan prajurit Pasukan Angkatan Udara dari Korps Paskhas TNI AU.
Kelelahan penonton yang jumlahnya ribuan orang di sejumlah titik perayaan, tidak jua dirasakan. Tentara Nasional Indonesia kembali mempertontonkan DEFILE sejak pukul 14:00 Wita sampai dengan pukul 18:00 Wita. Defile dilaksanakan di sepanjang Jl. Raya Lanto (Start dari Traffic Light Jl. Merpati-Jl. Kenanga-Jl. Raya Lanto dan Finish di Traffic Light Jl. Kartini-Jl. Dahlia-Jl. Raya Lanto). Pada rangkaian defile tersebut, berbagai persenjataan kembali dipertontonkan beserta pasukan yang mewakilinya. Selain itu, turut pula Karnaval, antara lain :
  • 22 unit mobil Off Road Kota Pare-pare dari Pare’s Jeep Club.
  • 40 unit Becak Motor (Bentor) dari Kabupaten Jeneponto.
  • 20 unit motor Harley Davidson dari Makassar.
  • 86 unit motor vespa Kabupaten Bantaeng dari Bonthain Scooter Club (BOSC).
  • 22 unit mobil operasional Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang menampilkan hasil kerajinan dan produk Desa serta Home Industri pada tiap Desa se-Kabupaten Bantaeng.
  • Brigade Siaga Bencana (BSB Bonthain) yang menampilkan mobil Pemadam Kebakaran (Leader Fire Truck) dan Mobil Ambulance Super Canggih yang kesemuanya dari Jepang yang dihibahkan kepada Pemkab. Bantaeng.
  • Komunitas Tu Barania dari Kabupaten Gowa.
  • Komunitas Pesilat SPUT dari Kabupaten Bantaeng.
  • Tarian dari Kabupaten Wajo.
  • Komunitas Marching Band LOKA NADA dari Kabupaten Bantaeng.
  • Karnaval Budaya dari tiap Kabupaten se-Sulawesi Selatan.
  • Komunitas Sais Kuda dari Kabupaten Jeneponto yang menampilkan Kuda Terbaiknya.
  • dll.
Hari yang panjang di Bonthain, namun waktu terasa sangat sempit dan terbatas. Penampilan kerabat hijau yang ditunggu-tunggu oleh seluruh lapisan masyarakat, benar-benar menghibur dan berkesan meski sangat diharapkan dapat disaksikan lebih lama. Harapan itu pun akan terjawab malam ini, dimana para prajurit akan meluangkan waktunya selama semalam suntuk pada kegiatan Malam Prajurit yang akan dilaksanakan di Kawasan Reklamasi Pantai Seruni Bantaeng. Semoga keseluruhan rangkaian acaranya berlangsung lancar dan khidmat. Tim BONTHAIN mengucapkan Selamat Merayakan HUT ke-67 TNI Tahun 2012.
BONTHAIN Tuan Rumah HUT ke-67 TNI-1 BONTHAIN Tuan Rumah HUT ke-67 TNI-2 BONTHAIN Tuan Rumah HUT ke-67 TNI-3 BONTHAIN Tuan Rumah HUT ke-67 TNI-4 BONTHAIN Tuan Rumah HUT ke-67 TNI-5

Jadwal Puasa Ramadhan 1433H-2012M

Jadwal Puasa Ramadhan 1433H-2012M
Sejak 2 hari yang lalu (Red. : 18 Juli 2012), umat Muslim di Bantaeng telah memadati lokasi Pekuburan/Makam Islam di sejumlah tempat. Sudah menjadi kebiasaan dan tradisi umat Muslim yang berdomisili di kota kecil di Sulawesi Selatan ini untuk berziarah ke makam keluarga maupun kerabat. Hal ini dilakukan guna mengenang kembali ketika Almarhum/Almarhumah masih hidup. Kami mendo'akan kepada mereka agar Allah Swt senantiasa memberikan tempat yang layak di sisi-NYA berupa Jannatun Naim sesuai dengan amal perbuatannya selama hidupnya. Demikian penuturan Dg. Tudda, salah seorang warga yang dijumpai kemarin (Red. : 19 Juli 2012) di Pekuburan Islam Tangnga-tangnga (Jl. Pahlawan Bantaeng).


Sampai kemarin sore, frekuensi peziarah semakin meningkat. Akibatnya, ruas-ruas jalan di beberapa titik terjadi kemacetan yang panjang dan berlangsung lama. Di antaranya di lokasi :
- Pekuburan Islam Tangnga-tangnga (Jl. Pahlawan Bantaeng)
- Pekuburan Islam Cabodo (Jl. Pahlawan Bantaeng)
- Pekuburan Islam Letta (Jl. Dr. Ratulangi Bantaeng)
- Pekuburan Islam Lembang (Jl. Dr. Ratulangi Bantaeng)
- Pekuburan Islam Bakarayya (Jl. Pemuda Bantaeng)

Sementara, warga lainnya sibuk mempersiapkan Sahur pertama di awal Puasa Ramadhan 1433 H. Berdasarkan hasil sidang isbat Kementerian Agama Republik Indonesia, 1 Ramadhan 1433 H jatuh pada hari Sabtu tanggal 21 Juli 2012. Namun, ada pula yang melaksanakan Puasa hari ini (Red. : 20 Juli 2012), khususnya warga Muhammadiyah. Dan di beberapa tempat di Indonesia telah dilaksanakan Puasa Ramadhan sejak beberapa hari yang lalu.

Perbedaan memang kerap terjadi berkaitan dengan awal Ramadhan maupun pelaksanaan Lebaran (Idul Fitri dan Idul Adha). Namun, penting untuk disadari bersama bahwa perbedaan itu tidak perlu dibesar-besarkan yang pada ujung-ujungnya akan memperkeruh suasana dan memecah Islam yang selama ini telah menyatu begitu apik dan solid.

Selamat menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1433 H Tahun 2012, semoga Puasa yang kita jalani memberi berkah dan berbuah amal untuk meraih predikat La Allakum Tattakun.

Download :
Jadwal Puasa Ramadhan 1433 H-2012 M (area WITA dan Bonthain)
Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 99 Tahun 2012
Back To Top